icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pembalasan Istri yang Tak Kasatmata

Bab 3 

Jumlah Kata:569    |    Dirilis Pada: 21/09/2026

Alex

ke rumah pukul

ura tidur. Aku mengendalikan napasku,

rbau sabun yang menyengat, tetapi di baliknya, arom

asakan tusuka

ng. Aku membiarka

anggota kawanan yang tertekan, tetapi dalam dosis tinggi, itu membuat penerimanya p

pat kali lebih cepat daripada serigala biasa. Itu adalah sifat dari

at tanda tertidur lelap. Lalu aku m

rah kebusukan ini. Aku per

kamar anakku. Pintunya sedikit terbuka. Caha

elakukan pan

acob sambil tertawa. Dia mengenakan

tahunya?" Suara

bakal histeris. Dia sangat e

pintu, tanganku mencengkeram kayu begit

nuhi kesombongan khas remaja. "Seorang Luna seharusnya kuat. Garang. Ibu cuma...

lalui pengeras suara. "Setelah Gala, sega

antik memakai gaun. Yang punya kekuatan. Kamu bakal membantuku berlatih untuk perubaha

di dinding, air mata tanp

adaan rasa hormat sama sekali terhadap wanita yang telah menghapus air mat

i semata-mata dari kek

s seperti

di atas toilet dan muntah-muntah kering. Rasa sakit di dadaku tak tertaha

n kami

u kali ini terdengar l

atap ke

lingkaran hitam di bawa

. Sekarang warnanya berkilat.

u mencakar-caka

ex, geramnya. Sang mate. San

" bisikku

pengkhianat, desisnya

ntu membuatku

amu baik-baik saja di dal

Aku menekan sang serigala ke bawah, menguncinya di bali

u, suaraku hanya sedikit b

dari balik pintu. "Gala itu wajib. Aku butuh kamu di sana

erada di sa

kembali hazel, tetapi din

tkannya demi apa pun d

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pembalasan Istri yang Tak Kasatmata
Pembalasan Istri yang Tak Kasatmata
“Selama delapan belas tahun, aku sudi memainkan peran sebagai istri yang tak kasatmata, sekadar "pelayan rumah tangga bergelar" bagi suamiku yang seorang Alpha. Namun, aroma persik busuk dan temuan pil Pemblokir Ikatan ilegal di jasnya menghancurkan semua ilusiku. Dia sengaja mematirasakan ikatan batin suci kami hanya untuk menyembunyikan perselingkuhannya dengan konselor sekolah. Demi mencari kebenaran, aku melacaknya ke sebuah hotel, bersiap menghadapi pengkhianatan suamiku. Tapi yang paling menghancurkan adalah mendengar tawa putra kandungku sendiri dari balik pintu kamar itu. "Ibu cuma manusia berkulit serigala yang memalukan. Katia adalah sosok Luna yang sebenarnya." Suamiku merendahkanku sebagai wanita jinak tak berguna, sementara putraku bersekongkol untuk menggantikan posisiku dengan wanita yang telah merampas warisanku. Kata-kata mereka menyayat lebih tajam dari belati perak mana pun. Mereka mengejek ketiadaan aromaku dan menyebutku cacat. Mereka sama sekali tidak tahu bahwa bekas luka mengerikan di dadaku ada karena aku mencurahkan seluruh intisari serigalaku ke dalam paru-paru putraku yang sekarat saat dia dilahirkan. Aku rela menjadi lemah dan perlahan mati demi membuatnya tetap hidup, dan inikah balasan mereka? Mereka membuangku karena menginginkan sosok Luna yang garang dan berkuasa? Aku menyeka air mataku dan menatap cermin, membiarkan kilatan perak menyilaukan mengambil alih mataku. Serigala Putih telah tertidur selama enam belas tahun demi keluarganya, tapi malam ini, di Gala Kawanan, dia bangkit untuk berburu para pengkhianat.”