Luca
Rumah Sakit Merc
aik-bai
enakan penyangga leher yang tampak tiga ukuran terlalu besar. Penyangga itu menenggelamkan tub
g," bisiknya, jari-jarinya meng
iksa jam
pat jam
Kami melewatkan wa
alah sudah mulai merayapi benakku. "Dia pasti kesal k
saran Sofia lemah.
ersama seorang perawat dan langsung
embeli sebuket besar lili putih. Bungan
ha
col
an: Maafkan aku, aku meman
a area residensial, deru mesi
Matteo, menatap ge
utar no
da tuju sedan
njauhkan ponsel dari telin
kataku, meskipun sinyal di laya
an menuju p
emamerkan senyum andalanku-senyum yang biasan
mengetik di komputern
gerutka
tanyanya. "E
ke depan. "Putri dari Underboss. Kalian seharusnya men
epala, sama sekali tidak te
tan tentang Elena Vitiell
terasa m
angannya ke ambang jendela. "Dia sudah memind
Nak," kata petugas itu, memalingkan mon
i dia selesai bicara. Kam
ndara men
epatan, meliuk-liuk di tengah
tu yang t
onselnya bukan se
lah ket
pan gerbang besi Kediaman Vitiello
a keluarga
sen
, senapan terangkat dengan sika
condongkan tubuh keluar dari jen
i kami cara menembak saat tinggi badan kami baru setara u
a sedin
, anak-anak,
, suaraku meninggi. "Ap
ng bunga di k
seolah bunga it
ninggalkan negara ba
an berhent
n?" tanya Matteo, suaranya tercekat di
an pegangannya
yang tidak
i?" teriakku, mem
gin. "Kalian tidak diterima di tanah Vitie
watinya, ke arah r
amar tidu
ertutup
kan tengkorak denga
elah
ebelahku tiba-tiba berbau
/0/36666/coverbig.jpg?v=774dc83874cf5f2454f7eedc3619f456&imageMogr2/format/webp)