El
kar yang memuakk
lamban bagi otakku untuk
berasa
u kiriku
kit, melawan rasa b
berwarna putih, ster
ka tembak dan tusukan, bukan untuk luka bakar akibat kemba
oba untu
r merobek lengan atas dan leherku
embali ke bantal yang kaku
i, Nona V
i di dekat monito
ndongak dari papan catatannya. "Kami harus melakukan de
as
ban tebal yang
dita
erderit
elihat untuk meng
menjadi berat dengan rasa bers
n Matte
tampa
asi mereka hilang, mata mere
eka tidak
eka bukan
melangkah ragu-r
raih t
knya secar
g hebat ke bahuku, tapi aku lebih memilih jahita
olah-olah aku te
sesuatu," kata Matt
selembar kerta
urat berwarn
rti parfum va
lisnya di ruang tunggu. Dia sangat terpu
gis,"
seperti pecahan ka
alam nada suaranya. "Tabungnya macet. Sentakan baliknya... it
tap kosong ke langit-langit, "apakah permi
tak Luca. "Jangan
n dingin. "Karena dia rapuh? Dan aku hanya
egas Luca. "Dia takut k
g seharusn
bukan bera
atang dari
ri Sindikat Chicago,
gnya, wajahnya bagai topeng
tegap, punggung mereka menegak k
Matteo, suara
melihat ke
mena
t ke arah
-lahan, dia menata
Suaranya pelan. Mematikan. "Cicipi makananny
begitu cepat,
r tikus sementara putrik
am ruangan dan berdi
n senjat
Matteo
Senjata.
lalu meletakkan Glock mereka di atas mejaangkat kalian dicabut. Kalian buk
awal pribadinya yan
dis itu.
maju, lupa diri. "Tuan,
itu," kata ayahku
bai
i, itu berar
lebih
sengaja!" m
," kata
dak be
perlu me
tanya memohon agar
enyelam
memandang ke luar jendela ke
eningan mengg
/0/36666/coverbig.jpg?v=20260921174603&imageMogr2/format/webp)