Al
rfum Kiera, wangi kacapiring yang memualkan, menempel padanya seperti kulit kedua.
gungku. "Maaf soal hari ini. Urusan di pela
a kata-kata itu meluncur dari
uku. "Kita bisa pergi ke taman hiburan minggu depan. Ak
bal luka menganga dalam
es. Kemarahan sedingin es mengalir di pembuluh darahku, racun yang jauh lebih kuat dari
ap tanpa beban dari seorang pria tanpa hati nu
ruangan di rumah megah kami yang selalu dia kunci.
hun pernikahan kami. Hari ulang tahunnya.
ayat hati, jari-jariku mengetikka
Dibe
ahun Leo. Pintu terbu
as PT Bioteknologi Hutama, aku menemukannya. Sebuah alb
membuka kado di depan pohon natal. Dan kemudian, foto yang merenggut udara dari paru-paruku. Foto mereka semua bersama orang tuaku sendiri, Richard dan Eleanor Donova
buka tanpa kata sandi. Dia searogan itu.
ribadi hanya di
gembira Kiera di latar belakang. Kata pertama Leo. "Dada."
sebuah subfold
k Donovan, salah satu bisnis legal ayahku, ke sebuah perusahaan cangkang
ereka telah mendanai seluruh penipuan selama lima tahun ini
Aku menyalin semuanya-setiap foto, setiap video, setiap laporan bank yrasa dingin dan berat di dalam sakuku. Kuambil ponselk
ak mengenalinya sebagai suaraku sendiri. "Aku ingin kamu mencari t
ir yang kejam. Ponselku menyala dengan
a yang sempurna yang diambil hari ini di taman. Ivan
wahnya bera
ang praktis. Menurutku kamu
yang dulu adalah diriku. Namun kesedihan itu telah hangus dibakar amarah.
/0/36652/coverbig.jpg?v=96d040397a6ab443de46381af15a40fc&imageMogr2/format/webp)