icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ku Lepas Kau Dengan Doa

Bab 2 Anak Pertama Laki-laki

Jumlah Kata:961    |    Dirilis Pada: 09/01/2022

bayi tanpa di da

ki-laki dengan berat dua koma delapan, kuli

engantarkan di Bidan desa. Hanya se

apa tahun yang lalu ketika mengantarkan istrinya, tetapi kali

tangisan bayi dari d

ah anak ibu laki-l

dalam ruangan, mereka ber

amdul

ir di dekat telinga sebelah kanan untuk

n, semoga besuk menj

e, matur nu

g loo Rien," mbak

Rianti ikut mem

ambang bergegas

dulu ya, biar mba

erasa bersalah di saat seperti ini

idak ada masalah. Mas Bambang juga tidak p

a bu, kalau ada keluhan bis

syukur proses persalinan ber

a sudah boleh pulang, ibu dan ba

dua ekor kambing untuk aqigoh di ha

dhe saja beli kambingnya." Ri

kambing dari kampung sebelah, jadi bisa me

rhasilan Rianti melewati hari-hari tanp

dia juga sudah tahu hitungan bulan kelahiran, tapi mungkin lupa ata

rangkali hape nya rusak atau hilang, jadi hilang kon

liahnya biar bisa cepet

t panjang terbalut kain batik panjang se

ianti habis melahirkan

sih gadis, rambut di ikat menambah ter

lebih suka berdandan ala tipis t

tih dipoles sedikit sudah biki

sebagai resepsionis, karena penampilanny

arena setiap pagi hampir berp

ah senyum membuat R

sikapnya yang ramah murah senyum

tiaan sampai detik ini. Tidak

bayi di setiap malam dilalui sendiri tanpa berkeluh k

tanpa air mata, dinginnya malam menyayat sepi. Rind

ercayaan yang di khianati tak ka

ernikahan yang pertama sebagai pernika

nya pesimis terhadap suaminya, walau sampai sa

i yang mendekat selalu

a Rianti kerja mulai tertari

asuk kantor hanya sebatas senyum ke

ianti, sebatas keramahan seorang

nti menangkap ada sesuatu yang berbeda

menjadi nyata, saat telpon b

nti memaksa diri berani angkat tel

as apa pak untuk Rianti?"

i, bisa ke ruangan saya

a." Rianti menutup telep

. Tok

masuk Rian

ung Bos, menunduk terkadang melihat le

melihat secara langsung. Bos pura-

nich setelah melih

a?" Pertanyaan yang tidak pernah te

os masih jaga image

mbali ganas seperti melihat

kamu, nanti kalau ada yang

k Bos, p

mpir lupa ini ju

body Rianti apakah tong

l nafas panjang dengan mengeluarkan kegun

neh, ruangan ber ac te

adi sudah basi, bisa curiga nanti." Bos

ya kalau aku anter, terlalu ris

ini masih banyak wakt

an dan tidak pindah tempat kerja. Atau jadi sekr

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ku Lepas Kau Dengan Doa
Ku Lepas Kau Dengan Doa
“Darah nifas yang mengalir saat melahirkan dan tangisan bayi di setiap malam dilalui sendiri tanpa berkeluh kesah karena ini adalah sebuah pilihan hidupnya Rianti. Sedih dalam diam, menunggu dalam kesetiaan, menangis tanpa air mata, dinginnya malam menyayat sepi. Rindu tak pernah bilang. Tertawa hanya untuk menutup luka. Bila harapan sebatas bualan, kepercayaan yang di khianati tak kan ada lagi pengulangan janji suci.”
1 Bab 1 Ketulusan 2 Bab 2 Anak Pertama Laki-laki 3 Bab 3 Metamorfosa 4 Bab 4 Pekerjaan Baru5 Bab 5 Tugas Luar kota6 Bab 6 Permintaan Bu Bos 7 Bab 7 Jabatan Baru8 Bab 8 Kesetiaan Tak Terbalas 9 Bab 9 Membuka 10 Bab 10 Penolakan keras Ny 11 Bab 11 Pernikahan 12 Bab 12 PT C & R13 Bab 13 NY Dora Membuka Hati14 Bab 14 Membungkam Dengan Kebijakan 15 Bab 15 Niat Jahat Betti16 Bab 16 Menempuh Jalur Hukum 17 Bab 17 Pembobol Uang Perusahaan 18 Bab 18 Tugas Lapangan 19 Bab 19 Gersang Dalam Kemewahan20 Bab 20 Orang Tua Aneh21 Bab 21 Cinta Lama Bersemi Kembali 22 Bab 22 Lain Bayu Lain Gatra23 Bab 23 Masa Lalu Terbawa24 Bab 24 Pertemuan Gatra dengan keluarga Nawang25 Bab 25 Jalan Buntu26 Bab 26 Anak Durhaka 27 Bab 27 Berkorban untuk Sang Bayi28 Bab 28 Pernikahan Gatra29 Bab 29 Berita Viral 30 Bab 30 Langsung Di Bayar Tunai31 Bab 31 Berita Tentang Mantan32 Bab 32 Perempuan Masa Lalu 33 Bab 33 Mr Jimmy Come back 34 Bab 34 Sebuah Kompensasi 35 Bab 35 Bayi Itu Widyasari 36 Bab 36 Titik Terang37 Bab 37 Hidup Di Masa Lalu38 Bab 38 Yang Muda Yang Bercinta 39 Bab 39 Perasaan Yang Berbeda 40 Bab 40 Pertanda Baik41 Bab 41 Cerita puteri 42 Bab 42 Kalau Tertawa Sama43 Bab 43 Bakat Dari Ibunya 44 Bab 44 Kejutan dari Rianty