icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Musuh Tapi Menikah

Bab 3 Rencana Perjodohan

Jumlah Kata:1484    |    Dirilis Pada: 06/01/2022

s, mereka akan menuju ke kantin sambil bercanda tanpa melihat ke depan. Namun, tiba-ti

r

tidak sengaja menabraknya. Mata bulat mereka pun kini saling memandang

nnya? Maura udah laper nih," Ucap Maura ya

e hah! Ini apa juga malah natap-natap gue kayak gini!" Ketus Ji

g memeluknya. Mendengar teriakkan Jihan. Septian pun langsu

ng makasih, malah marah-marah sama gue. Emang dasar ya lo itu benar-benar cewek jadi-jadian

pergi dengan menggandeng Tangan Maura tanpa merasa bersalah sedikit pun. Jihan dan Maura pun menuju ke kantin meninggal Septian yang masih terlihat e

au terima kasih lagi. Kalau tau kayak gitu tadi gue biarin aja d

makan siang mereka. Namun, Septian yang baru saja datang. Dia langsung du

disini, dasar cewek gak punya ahlak!" Ketus Septian sambil melahap makanan Jihan yang

kan apa dong?" Tanya Jihan. Kembali dengan gaya bicaranya yang alay sambi

gue, karena tadi gue udah nolongin lo, dan lo belum berterima kasi

enyeruput jus jeruk milik Jihan sampai habis tidak tersisa. Melihat itu Jihan han

Sambil mengangkat gelas yang sudah kosong dan

et

gi dikepala Septian, membuat

gak asal pukul kepala orang!" Ketus Septian sambil mengusap-us

ue dan minuman gue tadi. Dasar curut empang! Seenaknya aja loe makan makanan dan minum ju

Maura. Mencoba menenangkan S

o!" Usir Septian yang k

cemprengnya. Membuat Septian menutup kedua telinganya karena suara cempreng milik Maura. Sedang Maura s

Bikin kuping gue sakit," Ucap Septian. Setelah bicara seper

*

a sahutan dari ibunya. Tapi saat masuk ke rumahnya Jihan

Sabrina dengan antusias. Lalu dia menggandeng lengan putrinya menuju ke ruang keluarga, membuat Jihan semakin bingung

sama Kia. kalian

yapa dengan gembira. Lalu Jihan memeluk

engan sedikit protes pada putri dan sahabatnya tapi pertanyaan Sabrina membuat Aleta tertawa ka

lahirkan juga kamu. Tapi nampaknya di

juk, membuat Aleta sema

berdua. Mama sama Tante Aleta, dua-duanya kesayangan Jihan. Pokoknya Jiha

mereka pun kini tertawa bersama. Tertawa karena merasa lu

ang dong, Kak?" Tanya K

mendengar ucapan Kiara yang seperti rengekan. Jihan pun melepaskan pelukannya dengan Sabrina dan

ang kok sma Kia, kan Kia adik kesayangan Kakak sa

agar tidak marah, lalu dia

an pelukannya pada Jihan. Sabrina dan Aleta yang melihat pemandangan s

Dirumah sepi ka

rteriak. Dan kini sudah berdiri di

am, ini malah teriak-teriak dirumah orang lagi bikin malu Bund

memaklumi dan kini dia tersenyum pada Septian. membuat Septian malu lalu menghampiri Sabrina d

," Ucap Septian. Mendengar permintaan maaf yang tulus dari Septian. Sa

ah teriak-teriak kayak Tarzan dikira rumah kita hutan kali. Jangan gitu do

n pada Septian. Kini Jihan mer

a, kok gue jadi gak yakin ya kalau lo itu anak tante Sabrina. Soalnya k

han semakin geram. Dia pun menjawab ucapan Septian dengan san

erus pinter lagi. Dan asal lo tau gue juga gak yakin lo anak tante Aleta sama om Reno, secara mereka

nnya pas banget bikin gue ganteng banget kayak gin

aling melirik bingung saja kalau Jihan dan Septian ber

ice cream milik Jihan dan tidak sengaja menjatuhkan boneka teddy bear besar milik Jihan pemberian neneknya, ke dalam lumpur saat Bermain diluar rumah dan bonekanya tidak bisa dibersihk

u setuju kan?" Tanya Aleta pada Sabrina pelan t

samaan. Malah membuat Aleta dan Sabrina juga Kia

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Musuh Tapi Menikah
Musuh Tapi Menikah
“Seperti kucing dan anjing. Mungkin itu gambaran yang cocok, untuk sepasang remaja yang selalu terlibat pertengkaran. Meski hanya karena hal yang sepele. Padahal kedua orang mereka bersahabat sejak mereka masih mengenakan seragam putih abu-abu. Tapi entah kenapa persahabatan kedua orang tuanya tidak menurun kepada putra dan putri mereka yaitu Jihan Aiyana Abimanyu dan Septian Erlangga Wijaya. Apa sebenarnya alasan dibalik permusuhan mereka? Sehingga mereka malah terlihat seperti anjing dan kucing. Atau lebih tepatnya seperti Tom and Jerry sepasang kucing dan tikus yang tidak pernah akur. Seperti itulah Septian dan Jihan saat mereka bertemu. Namun bagaimana ya reaksi mereka, jika mereka tahu kalau mereka akan dijodohkan. Akan kah mereka menerima begitu saja? Atau malah akan protes dan menolaknya. Lalu bagaimana kehidupan mereka. Andai mereka benar-benar menikah? Apakah mereka akan tetap seperti Tom and Jerry. Atau malah sebaliknya mereka akan bersikap seperti layaknya pasangan suami istri yang normal lainnya.”
1 Bab 1 Si Biang Rusuh2 Bab 2 Curut Got Vs Cewek Jadi-jadian3 Bab 3 Rencana Perjodohan4 Bab 4 Septian Ingin Kabur5 Bab 5 Pertunangan Dadakan 6 Bab 6 Berdebat lagi 7 Bab 7 Seperti Lisa Black Pink8 Bab 8 Prince Dan Princess Curut9 Bab 9 Pernikahan Dadakan10 Bab 10 Sah menjadi Suami Istri 11 Bab 11 Jihan Cemburu12 Bab 12 Hadiah Tiket ke Paris 13 Bab 13 Honeymoon Ke Paris14 Bab 14 Menggoda Septian15 Bab 15 Ungkapan Perasaan Septian16 Bab 16 Karina Natalia17 Bab 17 Kehilangan Jejak Jihan 18 Bab 18 Pengakuan Yang Mengejutkan19 Bab 19 Kedatangan Sabrina20 Bab 20 Berbaikan21 Bab 21 Malam Pertama22 Bab 22 Berkunjung Ke Rumah Oma23 Bab 23 Manjanya Jihan24 Bab 24 Bertemu Oma Nadia25 Bab 25 Merindukan sang Putri26 Bab 26 Ancaman Jihan27 Bab 27 Menggoda Jihan28 Bab 28 Kembali Kecewa29 Bab 29 Takut Kehilangan30 Bab 30 Jihan Merajuk31 Bab 31 Mahasiswa Baru32 Bab 32 Acara Makan Ice Cream Yang Gagal33 Bab 33 Kepergok Kiara 34 Bab 34 Bertengkar Lagi35 Bab 35 Kecemburuan Septian36 Bab 36 Penyesalan Septian37 Bab 37 Jihan Positif 38 Bab 38 Cucu Pertama Aleta dan Reno 39 Bab 39 Jihan dan Septian go publik 40 Bab 40 Jihan Yang Manja41 Bab 41 Kesabaran Septian Diuji 42 Bab 42 Seorang Putri 43 Bab 43 Kedatangan Seseorang 44 Bab 44 Septian Cemburu45 Bab 45 Jihan Akhirnya Dirawat 46 Bab 46 Jihan Melahirkan Seorang Putri47 Bab 47 Septian Cemburu48 Bab 48 Princess Nindya49 Bab 49 Rumah Baru 50 Bab 50 Jihan Hamil lagi51 Bab 51 Berpisah Untuk Sementara52 Bab 52 Kabar Buruk