g pada pukul 0
. Dia masih mengenakan gaun pemakaman yang lembap, meskipun gaun itu sudah men
rdi yang berat. Hardi bergera
g benderang, menyilaukan. Kari
ampir di salah satu lengan. Dia tampak kelelahan, rambutnya sedikit acak-ac
suaranya serak. "
a. Suaranya
jalan ke arahnya. "Rapat... itu mimpi buruk
n," ka
ebih banyak, gerakan di belak
ama keluar
i tamparan di wajah pada hari berkabung. Dia tampak pucat
rengekan lembut dan gemeta
menjadi protektif. Dia menjatuhkan jaketnya dan mengu
mi menemukan punggung bawah Carla. Cara Carla bersandar p
?" tanya Karina. Dia tidak be
mengalami serangan panik di gala. Hiperventilasi. Dia tidak
," kata Karina. "Ke rumah kit
di membentak. "Jangan mulai ini.
bau itu
nya berat, bunga-bunga-gardenia dan musk. Itu memualkan. Aroma itu memenu
ma berbulan-bulan. Aroma yang dia katakan pada dirinya sendiri
dengan mata lebar dan berkaca-kaca. "Ini salahk
ya. "Aku... aku rasa aku meninggalkan syal saya di mobil.
rtuju pada kem
i kerah. S
k yang persis sama dengan
i kepala Karina-kesedihan, guntu
dalah fakta, tercetak dalam lili
Kakinya terasa m
pecah di lantai. Dia berjalan
Hardi menatapnya, mengharapkan p
nya. Suaranya sangat pelan sehingga Ha
a. Karina, dengar, aku tahu aku melewatka
amu mengubur perni
idak menatap Carla. Dia tidak me
at, akrab. "Kita perlu bicara. Kamu tidak
Hardi di lengannya. La
snya. Racun dalam suaranya mengejutkannya.
rong. Dia masuk dan mengunci pintu. Bunyi klik
sekali. "Buka pintu ini. Janga
dak me
Hardi menghela napas. "Baiklah. Meraj
ayang dari ruang tamu. "
Hardi. Langkah
u sampai dia menyentuh lantai. Dia menarik lututnyyentuh
kan kita," bisiknya. "Dia
g lalu, saat kecurigaan pertama kali mulai menggerogoti hatinya. Di dalamnya ada ponsel s
angannya gemetar, tetapi
nik swasta di New Jersey, yang mengkhususkan diri p
Harapan," sebua
arina. "Besok pagi. Atas nama S
al kosong puku
a am
dia tidak menginginkan apa pun yang dibelikan Hardi. Ha
ngar bisikan suara. Lalu,
bunya. Dengan selingku
g dia butuhkan. Itu membakar ke
amnya ada surat cerai yang telah dia susun sendiri, menemukan
buka tu
ata adalah untuk orang-or
arina Gunawan. Bukan Wijaya.
kan surat-sur
luk tas itu ke dadanya. Dia tidak akan tidur. Dia hanya akan
/0/34552/coverbig.jpg?v=39e7f935b8984e57cc052d84983f065f&imageMogr2/format/webp)