icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Istri yang Tak Diinginkan Ternyata Seorang Triliuner

Istri yang Tak Diinginkan Ternyata Seorang Triliuner

icon

Bab 1 

Jumlah Kata:853    |    Dirilis Pada: 18/06/2026

ndorong pintu ga

eorang pemabuk berteriak dan berlumuran darah melaju kencang ke arahnya. Dia melangkah ke

ateks biru dan bergegas ke ruang trauma untuk membantu. Dalam sepersekian detik dokter jaga sibuk dengan pasien kritis lainnya, dia membaca data monitor

ya. Elisa Lestari merunduk, udara berdesir melewati telinganya, dan memanfaatkan

njeritkan peringat

is besar obat penenang melalui jalur infus. Garis-garis tidak ber

pintu ganda VIP yang berat di u

untuk membungkam selur

sainer ternama kustomnya kusut. Dasinya hilang. Dalam pelukannya, dia menggendong s

. Sebuah batu dingin dan berat men

cahaya. Dia membelikannya itu untuk ulang tahun pernika

ai ini dikosongkan! Sek

jaga membeku, terintimidasi oleh kekayaan dan kekua

nnya. Jantungnya berdebar kencang di balik kulitnya. Dia mengambi

i dari suaminya. Waj

anya," kata Elisa Lestari, su

an melintas di pupil matanya yang gelap. Tangannya secara naluriah mengen

rengah-engah keluar da

bekerja. Dia tahu suara itu. Itu

antung di lengan August. Darah gelap dan basah menodai kain mahal

uk menilai pendarahannya," kata

sar mendorong ta

ruang trauma pribadi!" ge

ntur tepi meja perawat. Rasa sakit tajam menjalar di tulang belakangnya, tetapi

an brankar. Elisa Lestari terpaksa

p plastik. Dia menyaksikan August dengan lembut membelai ramb

hi bekas merah yang agresif. Pemandangan itu

SG berd

rkerut. "Sepertinya ruptur korpus luteum. Apakah dia melaku

ahnya di lengan August, mengeluar

si. Dia memutar manset platinumnya. "

Ujung pena menembus kertas triase. Tujuh tahun pernikahan. Tujuh tahun berpera

Elisa Lestari. "Apakah kamu

yang menggendong wanita lain. "

a asistennya untuk menyiapkan helikopter pribadinya. Di

iat kesakitan. August menendang tempat sampah bi

ah plastik itu, dan menegakkannya. Dia mengambil formulir persetujua

angan,"

emosi di matanya. Dia merebut pena dan mencore

likkan punggungnya padanya dan keluar dari

di belakangnya, men

n dan mengambil ponselnya dari saku seragamn

ontrak Pernik

matkan notifikasi itu ke bagian atas. S

tari melepas sarung tangan lateks berlumura

jah pucatnya di cermin, dan menarik nap

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Istri yang Tak Diinginkan Ternyata Seorang Triliuner
Istri yang Tak Diinginkan Ternyata Seorang Triliuner
“Selama tujuh tahun, aku berperan sebagai istri pajangan yang pendiam bagi miliarder August Wijaya. Hingga suatu malam saat aku berjaga di UGD, suamiku menerobos masuk dengan panik, menggendong seorang wanita yang mengalami pendarahan hebat di balik mantelnya. Wanita itu adalah Allena, tunangan sepupunya sendiri. Sebagai perawat, aku langsung tahu penyebab pendarahannya: kista yang pecah akibat hubungan intim yang terlalu agresif. August melempar cek seratus ribu dolar untuk menutupi skandal menjijikkan itu. Puncaknya, saat teman-temannya menjebakku di sebuah klub, demi melindungi Allena dari cipratan kopi, August mendorongku dengan brutal. Tubuhku menghantam sudut meja kaca. Lengan kananku robek dalam dan darahku langsung menggenangi karpet. "Berlututlah dan minta maaf padanya." Perintah August terdengar begitu dingin, sama sekali mengabaikan darah yang mengucur deras dari tubuhku. Tujuh tahun pernikahan kami ternyata tidak ada harganya sama sekali dibandingkan kepalsuan selingkuhannya. Pria ini bahkan tidak peduli jika aku mati kehabisan darah di depannya. Aku tidak menangis. Dengan tenang, aku mengikat lenganku sendiri untuk menghentikan pendarahan, lalu menatap tajam ke arah teman-teman elitenya. "Kalian tahu kenapa dia pendarahan di UGD? Itu karena aktivitas ranjang yang terlalu brutal." Aku mengusapkan darahku tepat di dada jas mahal suamiku, lalu berbalik pergi tanpa menoleh lagi. Kontrak pernikahan kami berakhir dalam tiga hari, dan sudah saatnya aku mengaktifkan kembali identitas asliku serta menjemput putri kecilku yang selama ini kusembunyikan dari monster itu.”