icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Gejolak Hati dan Logika

Bab 5 Mau Pergi Lagi

Jumlah Kata:1106    |    Dirilis Pada: 03/01/2022

s karena ia baru saja bertengkar dengan Willy di rumahnya. Pertengkaran tersebut dipicu oleh ketidakjujur

rus bisnisnya, tetapi sebenarnya ia tidak pergi kemana-mana. Willy tetap berada di Jakarta,

ngis? Ada apa ka

ma Willy gara-gara dia b

a kak?' ta

i ternyata dia bohongin aku. Dia gak pergi ke Bali atau pergi luar kota,

ana kalau kak Willy b

lau Willy baru aja keluar dari kantor. Dari situ aku udah mulai curiga. Aku tanya lagi apa benar Willy pergi ke Bali

gak mau ngaku dan malah marah-marah sama aku. Padahal buktinya udah jelas ta

Kakak harus segera menyelid

menyelidiki Willy ka

pasti bantu kaka

kak Julie juga ga

ding kamu urus kerjaan kamu di kantor. Soal ma

u juga. Jadi gak ada salahnya dong kal

otin kamu dan aku gak mau bikin

a kamu. Justru aku senang bisa bantu kamu

uga kamu udah sering bantuin keluarga kami. Tapi kali ini aku dan k

u mau. Semoga masalahnya ce

ap Olivia tersen

**

Caitlin membantu sang kakak untuk menyelidiki Willy. Awalnya,

aitlin yang sedang bermain

aja masuk ke kamarku tanpa ke

bukain jadi jangan salahin kakak kalau kaka

lingan kakak ke kamarku kalau gak mau nyeramah

ngomong serius sam

ja kak," u

ni dulu," u

ong aja kak gak usah nyita

k balikin lagi sama kamu. Soalnya kalau kakak biarin kamu main hape n

k Oliv mau ngomong

nceritakan masalah ya

gannya sama aku?

ntuin kak Juli

usan rumah tangga kak Julie ngapai

a kak Julie udah keterlaluan. Kita gak bisa diem aja melihat

aku bantu kak?"

an kak Julie menyelidiki

ucap Caitlin memin

ang sih?" t

setuju dan aku akan bantu kak Julie. Berhubung kakak udah selesai ceri

ng dari tadi diem

ari tadi aku sibuk

pe kan? Dasar!

kesibukan kali

juga ngomong sama kamu," ucap Olivi

umah

sudah membaik. Keduanya memang sering bertengkar tetapi pada akhirnya hubungan mereka aka

ak masakan aku

eh. Masakan kamu ena

mbah dong saya

pasti nambah,

k bertemu rekan bisnis. Julie tak percaya begitu saja karena sebelumnya Willy sudah membohong

gi ke Palembang buat ketemu

mu di Palembang

ling cuma seming

inggu. Oke,"

kan aku tinggal

ya aku udah biasa kamu

ong. Aku pergi juga cuma

sering ya sama

angku, cintaku, jangan marah dong. Aku janji d

terin kamu ke Band

a berangkat sendir

kota, kamu gak pernah ngizinin aku n

ke kamar dulu ya aku mau prepare buat b

ikir panjang, Julie memberitahu Olivia lewat pesan singkat bahwa besok Willy akan pergi. Julie mengaj

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Gejolak Hati dan Logika
Gejolak Hati dan Logika
“Olivia, seorang wanita yang hati dan logikanya selalu bergejolak. Hatinya ingin cinta, tapi logikanya berkata tidak. Hatinya mengatakan bahwa Olivia mencintai kekasihnya dan ingin menikah dengannya. Namun, logikanya berkata bahwa Olivia harus meninggalkan kekasihnya dan tidak perlu menikah agar tidak bernasib sama dengan ibu dan kedua saudara perempuannya. Semua berawal ketika ibu dan dua saudaranya menjadi korban dari laki-laki. Ibunya meninggal karena mengalami KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) oleh ayah tirinya, kakaknya bercerai karena suaminya selingkuh, dan adiknya menderita karena ulah pacarnya. Pengalaman yang dialami keluarganya membuat Olivia bingung. Apalagi kakak dan adiknya juga tak setuju jika Olivia menikah dengan kekasihnya. Wanita yang berprofesi sebagai karyawan swasta ini sudah berpacaran selama satu tahun dengan Rendra, bosnya di kantor. Rendra adalah seorang pria tampan, mapan, dan menjadi idaman banyak wanita. Berbagai kelebihan yang Rendra miliki itulah yang membuat Olivia takut dikhianati Rendra, seperti saat ibu dan kedua saudaranya disakiti oleh lelaki yang mereka cinta. Bagaimana kisah selanjutnya? Ikuti terus ya!”
1 Bab 1 Cobaan Pertama2 Bab 2 Dia Terlalu Jahat3 Bab 3 Salah Pergaulan4 Bab 4 Kenapa 5 Bab 5 Mau Pergi Lagi 6 Bab 6 Teganya Dia Selingkuh7 Bab 7 Kamu Keterlaluan!8 Bab 8 Dia Tidak Baik Untukmu9 Bab 9 Susah Banget Mau Ketemu10 Bab 10 Duh!