icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pelayan Ranjang Maduku

Bab 14 sesak itu tertinggal di belakang

Jumlah Kata:1032    |    Dirilis Pada: 21/12/2025

melepas sebuah beban yang selama ini dia ikat sendiri di kakinya. Dia mandi lama sekali, membiarkan air hangat membi

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pelayan Ranjang Maduku
Pelayan Ranjang Maduku
“Selama dua tahun terakhir, Kalila menganggap bahwa berbagi rezeki dengan keluarga suaminya, Arkan, adalah bentuk bakti yang tulus. Sebagai wanita karier yang sukses, ia tak keberatan menyokong gaya hidup mertuanya hingga cicilan yang tak ada habisnya. Meski sahabat-sahabatnya sudah berkali-kali mengingatkan bahwa ia hanya dijadikan "sapi perah" oleh keluarga Arkan, Kalila tetap bergeming karena percaya pada kekuatan cinta. Namun, perlahan tabir itu terbuka. Kalila mulai merasa lelah saat jerih payahnya hanya dianggap sebagai kewajiban yang tak perlu diapresiasi. Puncaknya, ia memutuskan untuk "mati rasa" dan menutup semua akses finansialnya. Tidak ada lagi uang belanja mewah untuk mertua, dan ia tak peduli lagi saat uang kuliah adik iparnya terancam menunggak. Kalila memilih berhenti menjadi pahlawan bagi mereka yang tak tahu cara berterima kasih. "Saat kesetiaan dibalas dengan eksploitasi yang tak berujung, apakah ego masih pantas disalahkan jika seseorang memilih untuk pergi menyelamatkan dirinya sendiri?"”
1 Bab 1 rasa lelah yang menghimpit2 Bab 2 Suasana kantor yang dingin3 Bab 3 Hari Sabtu seharusnya jadi waktu4 Bab 4 kafe kecil yang agak tersembunyi5 Bab 5 rasa pahit6 Bab 6 Arkan masuk lewat celah emosinya7 Bab 7 melewatinya begitu saja8 Bab 8 bayar cicilannya pake bonus9 Bab 9 Tiga hari di rumah sakit10 Bab 10 keluarga sudah nunggu buat menerkamnya11 Bab 11 menenangkan buat Kalila12 Bab 12 hidup Kalila sudah benar-benar berubah total13 Bab 13 suasana makin melow14 Bab 14 sesak itu tertinggal di belakang15 Bab 15 rasanya aneh banget16 Bab 16 keributan terakhir dengan Dimas17 Bab 17 Pernikahan mewah18 Bab 18 keriuhan pesta yang megah19 Bab 19 Keringat masih menempel tipis20 Bab 20 menyalakan shower21 Bab 21 merasakan tubuhnya pegal luar biasa22 Bab 22 mendinginkan suasana23 Bab 23 menggendongnya kembali24 Bab 24 kemesraan di hotel25 Bab 25 pertama di rumah baru26 Bab 26 pembuktian27 Bab 27 menjadi laki-laki yang memujanya28 Bab 28 pemulihan pasca operasi29 Bab 29 pewaris karena rahimku