icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Satu-PD182

Bab 7 

Jumlah Kata:640    |    Dirilis Pada: 19/12/2025

en, aku keluar dari kantor kota s

dalah serti

dalah sertifik

pingan dengan nama Jeremy Fran

an telepon, tampaknya s

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Satu-PD182
Satu-PD182
“Ini adalah kali kesembilan aku menemukan pakaian wanita yang bukan milikku di dalam loker suamiku. Setiap kali, dia selalu beralasan dengan mengatakan "menyimpan barang rekan kerja" atau "keisengan teman", lalu memelukku dengan lembut sambil meminta maaf. Kali ini, yang kutemukan adalah satu set pakaian bayi. Dia tetap tersenyum sambil menjelaskan, "Ini milik anak magang baru di kantor, keluarganya mengalami kesulitan, jadi aku membantunya." Aku mengangguk, dengan lembut membantunya merapikan dasinya. "Kamu memang selalu baik hati," kataku, "jadi sekarang mari kita pergi bersamanya." Senyumnya langsung memudar. Belum sempat dia memikirkan alasan baru, aku sudah menggandengnya keluar pintu, langsung menuju ke depan pintu rumah tetangga kita. Aku mengetuk pintu rumah mereka. Pintu terbuka, dan tetangga cantik yang baru pindah dan mengaku sendiri masih lajang itu, sedang menggendong bayi yang benar-benar membutuhkan perhatian. Pakaiannya persis sama dengan gaun yang pernah kutemukan di loker suamiku. Aku tersenyum menatap wajah suamiku yang pucat pasi: "Sayang, lihat, takdir memang aneh. Anak magang yang kamu bicarakan ternyata tinggal tepat di depan rumah kita."”