icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Benih Sang Kakak Ipar

Bab 21 pengkhianatan yang akan terjadi

Jumlah Kata:882    |    Dirilis Pada: 18/12/2025

napas menyaksikan pengkhianatan yang akan terjadi. Adrian sudah tertidur lelap di ranjang besar mereka, napasnya ber

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Benih Sang Kakak Ipar
Benih Sang Kakak Ipar
“Aura tidak pernah menyangka bahwa keputusannya untuk menikahi Gavin akan membawanya ke dalam pusaran obsesi yang berbahaya. Gavin adalah pria lembut yang sangat memuja kakaknya, Adrian Mahendra, seorang pengusaha dingin yang memegang kendali penuh atas keluarga Mahendra. Karena alasan ekonomi dan wasiat mendiang ayah mereka, Gavin bersikeras memboyong Aura untuk tinggal di kediaman mewah milik Adrian. Keputusan itu menjadi awal dari mimpi buruk sekaligus godaan yang membingungkan bagi Aura. Di balik sikap formal dan ketegasannya, Adrian menyimpan ketertarikan gelap pada istri adiknya sendiri. Setiap sudut rumah megah itu seolah menjadi perangkap. Adrian menggunakan kekuasaan dan karismanya yang mengintimidasi untuk perlahan-lahan menjerat Aura, memanipulasi keadaan agar Aura merasa berhutang budi dan bergantung padanya. Di antara rasa setianya pada Gavin dan pesona maskulin Adrian yang memabukkan, Aura terjepit dalam situasi yang mengancam akal sehatnya.”
1 Bab 1 Perasaannya tidak keruan2 Bab 2 menandakan Gavin sudah bangun3 Bab 3 Merasa terganggu4 Bab 4 sejak awal pernikahan5 Bab 5 Gavin semakin jarang pulang6 Bab 6 memberikan kabar7 Bab 7 obsesi gila kakak iparnya sendiri8 Bab 8 memotong roti panggangnya9 Bab 9 menghilang entah ke mana10 Bab 10 selingkuhannya11 Bab 11 Kamarnya kerasa dingin12 Bab 12 Pria itu tidak lagi memakai topeng13 Bab 13 Tubuh Aura terasa seolah-olah akan remuk14 Bab 14 terbaring lemas15 Bab 15 Sesuai perintah Adrian16 Bab 16 Malam itu seolah tidak punya ujung17 Bab 17 menemui Bayu18 Bab 18 suasananya terasa sedingin es19 Bab 19 suasana di kamar utama20 Bab 20 kehamilan21 Bab 21 pengkhianatan yang akan terjadi22 Bab 22 Aura terbaring menyamping23 Bab 23 suasana kamar terasa seperti ruang isolasi yang menyesakkan24 Bab 24 Kedua tangannya kini diborgol25 Bab 25 mengandung anakku