icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Balas Dendam Sang Mantan Kekasih yang Dikhianati

Bab 13 Ia mengunci diri

Jumlah Kata:1457    |    Dirilis Pada: 16/12/2025

itu, Alana tidak lagi berinteraksi dengan Arya. Ia mengunci diri, menolak makan, dan hanya berbicara seper

agi istri

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Balas Dendam Sang Mantan Kekasih yang Dikhianati
Balas Dendam Sang Mantan Kekasih yang Dikhianati
“Aryan Adhitama, seorang CEO dengan aura dingin dan dominasi, harus menghadapi kenyataan pahit: ia terpaksa menikahi Alana Shafira, perawat pribadi kakeknya yang sederhana. Peristiwa ini bermula dari malam yang kelam, ketika Aryan tanpa sengaja dijebak oleh wanita pilihan sang kakek dengan obat perangsang. Dalam kondisi tak sadar, ia merenggut kesucian Alana. Demi menjaga nama baik keluarga dan sebagai bentuk tanggung jawab atas kesalahan yang tidak sepenuhnya ia sadari, pernikahan pun dilangsungkan. Bagi Aryan, Alana hanyalah sebuah kewajiban. Bagi Alana, pernikahan ini adalah awal dari penderitaan batin, terjebak bersama pria yang menganggapnya tak lebih dari beban. Mampukah dua hati yang dipersatukan oleh paksaan dan sebuah kesalahpahaman menemukan kebahagiaan sejati di tengah perbedaan status, dendam, dan rahasia keluarga yang mengancam?”
1 Bab 1 Ruangan mewah yang biasanya menjadi singgasananya2 Bab 2 mengaku bahwa ia mabuk berat3 Bab 3 Tiga hari setelah pernikahan paksa4 Bab 4 Setelah penolakan5 Bab 5 Berita pernikahan6 Bab 6 Keputusan Alana untuk berubah7 Bab 7 gedung CEO8 Bab 8 berusaha keras menyembunyikan kejadian di kantornya9 Bab 9 rasa bersalah10 Bab 10 pengakuan11 Bab 11 Tiga hari12 Bab 12 Teriakan Eyang13 Bab 13 Ia mengunci diri14 Bab 14 menghancurkan Clara15 Bab 15 perlahan pulih16 Bab 16 Rencana pelarian17 Bab 17 Bau harum masakan18 Bab 18 Taksi yang membawa Alana melaju kencang19 Bab 19 Gugatan cerai20 Bab 20 tidak mencabut gugatan cerai21 Bab 21 tidak lagi peduli pada citra22 Bab 22 Ia bekerja tanpa lelah