icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hukum Sang Pewaris Cacat

Bab 3 Empat hari penuh dengan keheningan

Jumlah Kata:1501    |    Dirilis Pada: 14/12/2025

asan ketat, dan ketegangan yang tidak pernah mereda. Dia sudah mulai terbiasa dengan rutinitas: bangun, meraw

harusnya ti

enenangkan jiwanya yang bergejolak. Enzo mulai terbiasa dengan aroma Isabella, dan proses menyusui berjalan lancar. Isab

, menyandarkan dagunya di a

ang duduk kecil yang berdekatan yang dirancang untuk bermain. Ruangan itu penu

. Dia duduk di sebelahnya, mulai menggoyangkan m

ni, Enzo ti

ngan matanya yang gelap. Kali ini, Enzo ha

membuat suara-suara aneh yang biasa d

nya menjauh dari mainan

yang keras dan panik. Bukan tangisan lapar atau t

arik Enzo ke dalam pelukannya. "S

di. Bayi itu meronta di pelukan Isabella, menendang-nen

hasil. Dia mencoba menenangkannya dengan suara lembut. En

ali pertama Enzo menola

ini," bisik Isabella, ke

Valenti berdiri di ambang pintu, kemejanya

, suaranya rendah dan mengan

a, suaranya tercekat. "Dia tiba-tiba

angan. Isabella merasakan keringat dingin mengalir di punggungnya. Kontrakn

ekat. Saat dia berdiri di sa

nzo mereda

ata masih membasahi pipinya, tetapi tangisnya berhenti

n tangannya. "Be

dia tidak berani menolak. Di

n kepala di bahu Damon, dan tangisannya hilang sepenuhnya. Bayi

angan, tetapi kali ini,

pandangannya yang tajam ke Isabella.

kukan padanya?"

bella, rasa tidak berharga menyerangnya dengan keras.

rlahan, yang kini terl

kan premis bahwa kau bisa memberikan kenyamanan yang dia tolak dari o

a datang ke sini untuk melarikan diri dari perasaan tidak berguna setelah kehilangan El

i," kata Isabella, berusaha terdengar prof

mon membalas dengan kejam. "Aku membayarmu untuk menja

egitu sentuhan Damon terlepas, Enzo kemba

waktu sampai sore. Jika dia terus menolakmu, ki

rsama rasa takut yang dingin. Ancaman Damon jelas: jika dia

alah perjuangan

zo merengek. Ketika Isabella menggendongnya sambil berdiri, dia tenang.

hilangan ibu kandungnya, dikelilingi oleh orang asing yang dingin di rumah

Dia mulai mengayunnya sambil berbisik, tidak

, Mama di sini. Mama akan menjagamu. Walaupun Mama harus pergi nanti,

dia. Dia tidak berbicara kepada Enzo, dia berbicara kepada

a mulai berubah. Ada jeda, seperti dia mendenga

nya, membiarkan kulit Enzo menyentuh kulitnya, berharap keh

a. Lalu, tanpa diduga, Enzo mulai bergerak. Dia tid

enti. Dalam beberapa menit, Enzo tertidur di pel

nzo tidak menolak 'makanan' darinya, tapi Enzo menolak 'peran' darinya. Enzo tahu Isabella bukan ibunya, dan di

. Bayi itu sangat mirip dengan Damon

li ke kamar Enzo. Dia tidak mengetuk

nya. Pemandangan itu, Isabella dengan Enzo yang tertidur lelap, adal

Keheningan berlangsung lama, hanya dipe

lla, suaranya lelah. "Dia hanya

njawab. Dia be

ersiap untuk kata-kata kasar Damon, kritiknya

na, menatap Enzo, tangannya di

nada suaranya datar, tetapi bukan lagi

u bahwa dia tidak sendirian," kata

ng nada ironi pahit. "Aku dikelilingi oleh

nya. Isabella mendongak. Di mata Damon, ia melihat kelelahan dan kes

kehilangan, dipaksa untuk berpura-pura

aan, kembali ke persona mafianya yang dingin. "Kau akan te

gat dekat, dan menatap Isabe

kir kau bisa menenangkan aku, Isabella. Jangan pernah mencoba menjalin hubunga

h peringatan dari seorang pria yan

n Valenti," jawab Isabe

an diberikan pengawal baru. Dia akan menemanimu saa

apa?" tanya Is

alah sumber kehidupan anakku. Dan bagi musuhku, kau adalah kelemahan baru yang

njaganya sebagai properti. Kata-kata itu, aset yang pa

arang. Aku akan mengurus

tidak lagi melawan. Dia hanya berdiri, melihat pemandangan itu: Raja Kejahatan, seorang

ak lagi merasa tidak berguna. Dia tahu dia adalah sat

ebih erat ke dalam sarang laba-laba Damon Valenti. Kontraknya tidak hanya berlanjut, teta

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hukum Sang Pewaris Cacat
Hukum Sang Pewaris Cacat
“Damon Valenti, seorang Don mafia yang berkuasa, baru saja kehilangan istrinya di hari kelahiran putra semata wayangnya. Tragedi lain muncul: bayi kecil itu, Enzo, sama sekali menolak susu formula. Di tengah keputusasaan yang mencekik, Damon bertemu dengan Isabella Moreno. Isabella adalah seorang ibu yang baru saja berduka atas kehilangan anaknya sendiri, namun tubuhnya masih memproduksi air susu ibu (ASI). Melihat peluang, Damon segera membuat kontrak yang jelas dan dingin: Isabella hanya perlu menyusui dan merawat Enzo. Tidak ada hubungan pribadi, tidak ada romansa. Hanya bisnis. Awalnya, kesepakatan itu berjalan sesuai rencana. Namun, Damon Valenti adalah pria yang terbiasa mendapatkan apa pun yang ia inginkan. Setiap hari, saat ia menyaksikan Isabella dengan kelembutan seorang ibu, obsesi berbahaya mulai merangkak naik dalam dirinya. Sentuhannya yang awalnya hanya tidak sengaja kini terasa menjerat, dan bisikan perintahnya berubah menjadi godaan yang mematikan. Sang Don mafia telah kecanduan... bukan pada ASI, tapi pada wanita yang memberikannya.”
1 Bab 1 Ruangan kos kecil2 Bab 2 Nyonya Moreno3 Bab 3 Empat hari penuh dengan keheningan4 Bab 4 bangun dengan rasa lelah,5 Bab 5 Isabella sedang merenung di kursinya6 Bab 6 Pukul tiga pagi7 Bab 7 Ruang makan8 Bab 8 menghabiskan pagi harinya dengan mencuci tangan berulang kali9 Bab 9 Semenjak kehadiran Alessandra10 Bab 10 mereka harus selalu ditemani11 Bab 11 melarikan diri12 Bab 12 menjaga bayi itu13 Bab 13 Rasa malu14 Bab 14 Kepergian Enzo15 Bab 15 Kesepakatan16 Bab 16 melakukan apa yang harus kulakukan17 Bab 17 Ciuman Damon di dahinya18 Bab 18 tidak merasakannya19 Bab 19 menitipkan pesan20 Bab 20 berhasil membesarkannya21 Bab 21 tidak meninggalkan apapun22 Bab 22 pantai terpencil