icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Om Kos

Bab 6 Si Kekar

Jumlah Kata:1356    |    Dirilis Pada: 25/12/2021

Begitu sampai kos semua barangku udah di teras, sebagian basah. Kucingku

aktu luang, aku antar ke rumah Om Ivan

li dari nostalgia tentang s

di mana?"

a, "Bonita cafe, di J

kuliah?"

"Ambil Sastra In

berapa?" t

karena dulu harus urus ibuk yang lagi saki

sini?" tanyaku tanpa sungkan. Kalau memang akadnya ng

Ivan, kamu ditarik

ibu sama list

egitu aja,"

silitasnya jauh daripada kamar y

l, it's okay. I'm rich alrea

at

ik mengeluark

ik Raven Lukito

songong bange

makan dulu. Aku tau kalian

makan d

kan kukunya ke sebuah karpet tebal. Aku refleks menoleh ke belakang d

onik ngakak. "Tunggu aku selesai makan dulu, terus cuci piring. Udah, diem aj

po?" tan

angguk,

tu itu gak bisa rawat, aku kasih ke Renata. Gembro

r! (Ya ampun, Pippo akhirnya ketemu bapaknya!)" kata Monik d

latan makan yang kotor dan Monik asyik menikmati beer-nya. Kulihat Ares menggendong Pi

long(Sayang, kok lama)?"

perempuan bule tinggi dengan mata biru dan rambut panjang bergelombang berwarna pirang berdiri di ujung tangga. Dia lebih tinggi daripada cewek kebanyakan, hampir se

housemate, Mariska. We just had dinner(Babe, kebangun? Ini tem

denganmu, Mariska. Aku pasangan Monik. Si kecil itu punyamu)?" sapanya ramah sambil menunjuk Pippo ya

"Nice to meet you too, Anna(Se

jilati wajahku sampai aku terbangun)," katanya s

, mengambil Pippo untuk membawanya ke kamar. "Guess it

Pippo dan menyer

ight Ares(yang ini tipemu kan,

udengar tawa Anna dan Monik, entah apa ja

ng sangat nyaman. Capek sekali rasanya, ini hari yang panjang, untungnya besok kulia

yang kuletakkan di atas nakas menunjukkan

n Pippo sedang menjilati genangan air di lantai kamar mandi. Ast

ippo ...,

ke lantai bawah untuk mengisi air dari dispenser air minum

Kamar ini cukup luas, nggakpapa lah kalau dia di dalam sini seharian, aku

ngar teriakan Monik. Kutoleh ke arah sumber s

i luar. Monik duduk bersandar ke dinding, pakaiannya masih sama dengan yang terakhir kali kulihat semala

e dodge(Untung aku m

ng. Anna hanya mengenakan setelan sport bra dan hot pants hitam, memperlihatkan otot tubuhnya yang

ingat di tubuh bagian atasnya membuat setiap lekuk tubuhnya terliha

ni sebelumnya. Mantan pacar dan crush-crushku sebelumnya selalu ya

s macho

, wh

menoleh ke arahku dan dari sini kelihatan jelas d

nih! Sekarang yang niat dong gel

rah kami. Anna senyum songong, sementara Ares yang ta

layangkan tendangan tinggi ke kepal

Anna, dan mereka kembali fokus untuk saling menyerang

ring begin

p mengikuti setiap gerakan Anna. "Kerjaan Anna memang instruktur bel

komen

Dia se-hot itu)," kata

ype(dia sangat keren, tapi buka

, that caveman(Ngerti. Tipemu yang satunya,

aku se-tra

l di-counter, sayangnya ternyata itu hanya trik. A

mbuat jantungku mau

, aku

up your concentration(Cukup untuk hari ini,

mbelakangi Monik yang langsung lompat ke punggungnya. Mo

i bibirnya)," kata Anna kepadaku, "Let's take a warm bubble bath together, my love(berendam air anget yuk, sayang)," katany

mengecek seberapa parah robekan di bibir bawahnya. Robekannya nggak panjang, tapi berdar

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Om Kos
Om Kos
“Warning! Explicit mature content included Mergokin pacar tidur sama teman sekampus, diusir dari kos, kucing kesayangan dilempar keluar rumah, ditambah hujan deras yang sedang mengguyur kota Pahlawan. Sungguh perpaduan sempurna untuk melatih kesehatan mental! Padahal semua ini hanya karena telat bayar kos sehari aja, malah dia ditendang dari rumah yang sudah diamanahkan untuk ia rawat oleh mendiang pemilik rumah. Ujian berat inilah yang sedang melanda hidup Mariska. Seolah Ujian Akhir Semester tak cukup membuatnya berdebar-debar karena harus pandai mengatur jadwal kuliah di sela kesibukannya bekerja. Namun, kata orang badai selalu datang bersama pelangi. Di tengah sadisnya ujian hidup yang harus Mariska hadapi ternyata takdir malah membawanya menuju tempat kos baru yang lebih modern, bersih, dengan harga sewa murah. Belum lagi jantungnya ikut dibuat berdebar kencang saat tahu pemilik kos ternyata pria muda, lajang, dan rrrr- hottie. Plus satu lagi yang bikin lebih jantungan, saat si Om kos malah ngotot ngajakin Mariska nikah detik ini juga. Kok bisa?! Apa alasannya? Ingin menghindar, tapi tak punya pilihan. Belum lagi saat keduanya semakin dekat malah Mariska jadi lebih sering mendapatan mimpi yang terasa seperti Deja Vu. Tanpa sadar memori gadis ini dipaksa kembali ke masa lalu di mana sebuah tragedi mengerikan menimpa keluarganya. Sanggupkah Mariska bertahan menjadi salah satu penghuni kos yang diisi oleh sekumpulan manusia nyentrik dengan beragam profesi tak terduga? "Mungkin ini cara Tuhan untuk mengajariku agar tak mudah menyerah." Ares tak menyangka bahwa dia akan bertemu kembali dengan cinta pertamanya melalui jalan takdir paling manis meskipun terasa tragis bagi keduanya. Lalu bagaimana dengan Mariska? Kapan ia sadar bahwa Ares adalah cinta pertamanya saat masih bocah dulu? Kisah seru mereka hanya bisa dibaca di Om Kos!”