icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Perangkap Dendam Tuan Miliarder

Bab 5 Kehancuran

Jumlah Kata:1020    |    Dirilis Pada: 03/12/2025

ela

engar rendah, namun menusu

angkan diri, tapi suara detak jantungku yang begitu kencang membuat semua

angka semuanya akan terungkap seperti ini. Aku sudah cukup melukai Aaron, dan jika d

arik sekali," katanya, matanya berpindah ke teman-temannya sejenak, lalu

tapi tak ada satu kata pun yang keluar. Pikiranku berputar lia

karena taruhan yang kami buat. Apa kau pikir dia

suaraku terdengar lebih seperti bisik

gela?" tanya Aaron, suaranya pelan, tapi aku

bohong padanya, tidak setelah semuanya sudah terbongkar seperti ini. Sesaat, dunia seolah berh

eningan. "Oh, Aaron. Kau benar-benar percaya pad

erhenti ketika Aaron menatap

suaranya rendah tapi

r. Dengan angkuh, dia mengangkat bahu.

annya, meninggalkan kami dalam kehen

uat napasku kian berat. Tidak ada tempat untuk bersembunyi, dan

pi aku tahu semuanya hanya akan terdengar seperti pembelaan yang kosong. Sebab, ke

otongnya, suaranya rendah. "Sela

k mampu melawan

tunya orang yang kupikir tidak akan membohong

taku. Setiap kata yang keluar dari bibirnya menghantam hatiku tanpa ampun. Tapi, aku tahu tidak

ya sejengkal. Aku bisa mendengar helaan napas be

ingin berteriak bahwa semuanya berubah sejak aku mengenalnya. Tapi, aku tahu, tak pedul

. Aku memaksakan kata-kata keluar dari bibirku. "Semua yang mer

n aku bisa merasakan amarahnya yang membakar, diser

u, meskipun setiap kata yang kuuc

melangkah pergi, namun sebelum aku bisa melangkah jauh, tangannya dengan cepat menarikku kembali. Punggungku terhan

tajam. "Aku percaya dan peduli padamu.

ksaan. Aku tiba-tiba merasakan kehilangan yang teramat dalam. Ak

ku?" ujarku, suaraku terdengar keras meski hatiku bergetar. "Jika kau cukup pintar, kau tidak

membela diri, itu hanya akan terdengar seperti sebuah alasan. "Aku bahkan menuduhmu melakukan sesuatu yang tidak pernah kau lakukan. Keluarga Be

an dari Evelyn. Aku memungutnya dan memperlihatkannya kepada Aaron. "Lih

amplop itu dan menyodorkan ke arahnya.

menepis uang itu hingga beterbangan sebelum jatuh di lantai. Napa

karena uang

terkejut, menutup mataku, jantungku berdetak

lihat tinjunya mengenai dinding

panik melihat darah yang mulai

katanya. "Aku menyesal pernah mengenalmu. A

akitkan. Aku hanya bisa menatap punggungnya yang perlahan menjauh, setiap

ang tersimpan di dalam hatiku. Tapi aku tahu, tidak ada gunanya mencoba. Kata-kata tidak akan mampu membalikkan

t dadaku hingga aku kesulitan bernapas. Segala rasa sakit

dan penyesalan yang tak tertahankan. Rasanya seperti ribuan duri menusuk h

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Jebakan di Ruang Seni2 Bab 2 Kau Penting Bagiku3 Bab 3 Ancaman Keluarga Bennett4 Bab 4 Pengkhianatan dan Kepalsuan5 Bab 5 Kehancuran6 Bab 6 Melarikan Diri7 Bab 7 Mimpi Buruk8 Bab 8 Bertemu Kembali9 Bab 9 Jadi Ini Balas Dendammu 10 Bab 10 Seratus Lima Puluh Ribu Dolar11 Bab 11 Dua Kali Lipat12 Bab 12 Milikku untuk Dihancurkan (POV Aaron)13 Bab 13 Tawaran Keji Aaron14 Bab 14 Tamu yang Tak Diundang15 Bab 15 Syarat Sebuah Penyerahan16 Bab 16 Kau Datang, Maka Kau Milikku (POV Aaron)17 Bab 17 Tawanan Tanpa Pilihan18 Bab 18 Kau Akan Membayar (POV Aaron)19 Bab 19 Bukan Penjara, Bukan Rumah20 Bab 20 Lima Menit21 Bab 21 Tubuhmu Milikku (POV Aaron)22 Bab 22 Tak Diduga (POV Aaron)23 Bab 23 Senyum yang Bukan Untukku24 Bab 24 Kontrak dan Luka25 Bab 25 Tumpangan Terpaksa26 Bab 26 Penyelamatan yang Berbahaya27 Bab 27 Pertemuan Dua Iblis28 Bab 28 Luka yang Mengikat (POV Aaron)29 Bab 29 Bertindaklah Sesuai Peranmu (POV Aaron)30 Bab 30 Kata Baik Pertama31 Bab 31 Saat Kebenaran Berpihak Kembali32 Bab 32 Terlambat untuk Meminta Maaf33 Bab 33 Badai Dalam Diam (POV Aaron)34 Bab 34 Hati yang Kuingkari35 Bab 35 Pria yang Tak Akan Pernah Berhenti36 Bab 36 Luka yang Tak Pernah Ia Tunjukkan37 Bab 37 Dinding yang Dia Bangun38 Bab 38 Kesempatan di Ruang Casting39 Bab 39 Masa Lalu Itu Kembali Lagi40 Bab 40 Akhirnya Bertemu41 Bab 41 Jangan Melampaui Batas (POV Aaron)42 Bab 42 Melawan Aturanku Sendiri (POV Aaron)43 Bab 43 Harga Sebuah Pilihan44 Bab 44 Menjauh dari Cengkeramannya45 Bab 45 Selama Kontrak Itu Ada46 Bab 46 Terkepung Malam Itu (POV Aaron)47 Bab 47 Lengan yang Terluka (POV Aaron)48 Bab 48 Aku Tak Menoleransi Kegagalan (POV Ian)49 Bab 49 Aturan Tidak Berlaku Untukku (POV Ian)50 Bab 50 Apa yang Kubiarkan Terjadi (POV Aaron)51 Bab 51 Memulai Kembali