“Liana adalah definisi seorang sinis sejati. Baginya, cinta hanyalah ilusi sebuah kontrak sementara yang didasarkan pada daya tarik fisik. Ia menyaksikan sendiri bagaimana penampilan bisa melunturkan kasih sayang, dan sejak saat itu, Liana bertekad untuk hidup mandiri, mengumpulkan pundi-pundi kekayaan sebagai jaminan hari tua, tanpa perlu menggantungkan hidup pada pria mana pun. Namun, semua rencana hidupnya yang terstruktur rapi goyah saat undangan pertunangan datang dari Prabu, putra tunggal dari atasannya yang paling dihormati sekaligus paling ia benci. Bagi Liana, ini adalah kesempatan emas untuk membalas dendam kesumat yang telah lama ia pendam. Ia datang ke acara tersebut bukan sebagai tamu, melainkan sebagai penjahat yang bertekad menghancurkan kebahagiaan palsu itu. Tekadnya kuat: ia akan menjadi antagonis yang merusak pernikahan Prabu dengan tunangannya, Kinar. Seolah takdir ikut bermain dalam skenario balas dendamnya, sebuah kejadian tak terduga di hari pernikahan membuat Liana harus mengenakan gaun pengantin. Secara ajaib, dan penuh intrik, ia mendapati dirinya berdiri di altar, bukan sebagai perusak, melainkan sebagai pengantin pengganti untuk Prabu. Bagaimana Liana akan menjalankan misi balas dendamnya ketika ia kini terikat dalam janji suci yang seharusnya ia hancurkan?”