“Anahita Shaqueena-atau Queen, begitu semua orang memanggilnya-adalah gadis keras kepala yang ogah diatur, apalagi soal masa depannya. Ia ingin masuk jurusan seni, tapi sang ayah justru memaksanya masuk jurusan bisnis manajemen. Marah dan kecewa, Queen pun menjelma jadi siswi pembangkang. Ulahnya di sekolah lama berakhir dengan surat pindah dan awal baru yang tidak dia inginkan. Namun kejutan belum selesai. Di sekolah barunya, Queen bertemu dengan Devan Mahesa Maynard, guru BK yang awalnya ia kenal sangat tegas namun ternyata terlalu sabar untuk ukuran manusia normal, tapi juga... calon suaminya? Awalnya Queen menolak perjodohan itu habis-habisan. Tapi siapa sangka, pria yang awalnya ia kira kaku dan membosankan justru menjadi satu-satunya sosok yang bisa menaklukkan keras kepalanya. Perhatian Devan, cara bicaranya yang tenang, bahkan senyumnya yang nyaris bikin Queen lupa kalau mereka menikah karena paksaan-perlahan membuat hatinya luluh. Namun, jadi istri guru BK di sekolah sendiri bukan perkara mudah. Antara menjaga rahasia pernikahan, rasa baper yang makin menjadi, dan konflik batin yang belum selesai, Queen harus memilih: terus melawan, atau membuka hati pada satu-satunya pria yang bisa membuatnya merasa utuh.”