icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

En-PD163

Bab 3 

Jumlah Kata:599    |    Dirilis Pada: 20/11/2025

ergi, Joyce ingin membicara

rangnya. Dia berusaha menggelengkan kepala untuk menghilangkan r

yne segera berlari dan mena

pererat pelukannya saat mel

terluka parah kali ini dan seharusnya tidak bekerja s

ekhawatiran di matanya tidak

engonfirmasi kecurigaannya s

tunda lagi. Bagaimana kalau memb

usulan Zayne agar dia beristirah

Kacie dan memenangkan hatinya. Yah, dia bisa membiarkan Zayne mend

acie akan menyelesaikan proyek it

lihat persetujuannya dan kemudian men

elihat wajah Joyce semakin pucat, dia

di ranjang rumah sakit, dan Zayne m

a kamu membuat kesalahan, mereka tidak akan menghukummu terlalu keras. Tapi Kak Kacie... berbeda. Dia bekerja k

Zayne dan tiba

enal jenius, dia harus

dan malam tak terhitung di laboratorium. Dia telah membaca bu

njuk ke arah pintu dan berkata dengan suara penuh r

yang tidak biasa. Dia selalu patuh padanya seb

ara tetapi tidak m

mengingat sesuatu. "Aku telah mengatur pesta untu

ce mengalir deras sekali lagi. Dia me

arkan dirinya menang

enghadiri pesta itu

ntu, dia mendengar suara p

ntuk bersulang untuk Kacie, yang berdiri dalam gaun putih. Mereka mengucapk

g, tetapi hatinya k

engatur perayaan

at dan hendak mendorong pintu ke

u. Kapten Miller mengatakan bahwa mereka ya

konyol. "Ini rumahku, da

etap menutup pintu dengan tegas. Dia menghalangi ja

melalui kaca saat Zayne, mengenakan s

atap Kacie dengan penuh cinta. "Ka

e tersenyum tipis dan meletakk

berdiri di sana dengan senyum sinis saat dia meli

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
En-PD163
En-PD163
“Janna adalah seorang ahli pembuat yang sangat berbakat, dan dia belum pernah berpikir akan tertarik pada orang atau hal di luar penelitian, hingga dia bertemu dengan Kingsley yang luar biasa di pusat penelitian. Dia awalnya mengira telah menemukan cinta sejati, dan menggunakan segala cara untuk mengejarnya, akhirnya mencapai yang diinginkan. Namun, hanya beberapa tahun kemudian, Kingsley bertemu dengan seseorang yang membangkitkan rasa ingin bersaing, seperti seseorang yang tak terjangkau. Sama seperti Janna dulu mengejarnya, Kingsley dengan susah payah berusaha meraih cinta itu, bahkan hingga menyakiti Janna. Berkali-kali merasa ditinggalkan dan dikhianati, Janna akhirnya kehilangan harapan. Dia memilih untuk bercerai, meninggalkan pusat penelitian, tetapi baru saat itulah Kingsley menyadari dirinya hanya diperalat. Dia ingin memperbaiki keadaan, namun mendapati Janna sudah memiliki kekasih baru...”