“Amelia membersihkan lantai marmer keluarga De la Vega sementara hidupnya hancur berantakan di seantero kota. Ayahnya telah menghilang, meninggalkan utang kepada orang-orang berbahaya; adik perempuannya menangis kelaparan setiap malam; dan ia hanya tahu satu hal yang pasti: tak seorang pun akan datang untuk menyelamatkannya. Sampai Luciano, putra sulung keluarga kaya itu, muncul. Seorang pria arogan dengan senyum keemasan, tipe pria yang tak pernah melihat ke tanah... sampai ia melihatnya. Apa yang awalnya provokasi berubah menjadi permainan lirikan, keheningan, sentuhan sembunyi-sembunyi, dan emosi yang mengancam untuk melahapnya. Ia memiliki segalanya kecuali kebebasan. Ia tak memiliki apa pun, kecuali martabat. Dan hati yang mulai berdetak untuk seseorang yang seharusnya tak pernah menyentuhnya. Namun ketika skandal itu meledak, rahasia-rahasia terbongkar, dan ancaman lintas kelas sosial, Amelia harus memutuskan apakah akan berpegang teguh pada cinta yang membuatnya merasa terlihat untuk pertama kalinya... atau meninggalkannya untuk melindungi satu-satunya yang tersisa: adiknya, dan masa depan tak pasti yang tumbuh di dalam dirinya. Cinta yang mustahil. Kota yang terpecah belah. Sebuah kisah yang dahsyat, memusingkan, dan membuat ketagihan tentang apa yang terjadi ketika dua dunia yang seharusnya tidak pernah bersilangan... terbakar seperti mesiu.”