“Keheningan tak lagi melindungi mereka. Sistem telah mendeteksi mereka. Lucía Vega dan Bruno Ortega menentang aturan paling sakral NCA: tak ada cinta. Mereka melakukannya secara rahasia. Mereka melakukannya dengan menyadari konsekuensinya. Dan kini, harga itu akan segera dibayar. Setelah berminggu-minggu aktivitas rahasia, sesuatu berubah: seseorang mengawasi mereka. Julián Iriarte, analis tak kasat mata, penjaga hal-hal yang tak terucapkan, telah mulai menelusuri jejak konspirasi. Namun kali ini, bukan hanya tentang kode atau laporan yang dimanipulasi. Ini tentang keretakan emosional yang dapat menghancurkan segalanya dari dalam. Lucía bukan lagi perempuan penurut yang memasuki sistem. Bruno berhenti patuh jauh sebelum ia mengakuinya. Dan di antara mereka, cinta membara yang tak hanya menentang sistem: ia mengancam untuk menggulingkannya sepenuhnya. Tak ada jalan kembali. Tak ada gencatan senjata. Hanya topeng yang hancur, masa lalu yang kembali sebagai peringatan, dan perang tak terdeklarasikan yang selamanya dapat mengubah aturan kekuasaan. Bertahan hidup berarti melawan. Mencintai berarti mengkhianati. Dan menang... berarti menghancurkan segalanya.”