icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Perih Dicintai yang Tak Direstui

Bab 10 dijadwalkan bertemu

Jumlah Kata:1701    |    Dirilis Pada: 09/11/2025

gi, Luna berdiri menatap jalanan di bawah, pikirannya berpacu. Ia tahu hari ini akan berbeda. Selama berminggu-mingg

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Perih Dicintai yang Tak Direstui
Perih Dicintai yang Tak Direstui
“Luna menjalin hubungan asmara dengan Arman sejak mereka duduk di bangku SMA. Lima tahun kemudian, Arman melamar Luna dengan janji setia seumur hidup. Luna menatap cincin itu dengan mata berbinar, yakin bahwa hidupnya akan berjalan sesuai impian. Di sisi lain, Reza adalah tunangan sepupunya, Nadia. Hubungan mereka tampak manis di mata keluarga, penuh tawa dan janji. Tapi nasib punya rencana lain. Di hari pernikahan, Luna justru melangkah menuju altar dengan Reza. Semua tamu terdiam, termasuk Luna sendiri. Hati yang pernah penuh cinta pada Arman kini digantikan oleh rasa takut dan tanggung jawab. Reza bukanlah sosok yang diidam-idamkan, bahkan pekerjaannya tak tetap, namun demi ayahnya yang sakit dan tak bisa menanggung malu, Luna menekan perasaan sendiri dan menerima takdirnya. Sementara itu, Arman dan Nadia, yang selama ini berusaha menjaga jarak, ternyata diam-diam menjalin hubungan di belakang Luna. Hubungan itu kemudian menghasilkan sebuah kehidupan baru yang tersembunyi dari dunia, sebuah rahasia yang tak bisa Luna sentuh. Hari-hari Luna dipenuhi dengan kompromi, penyesalan, dan kesabaran. Menjadi istri Reza adalah pengorbanan yang harus ia lakukan, tapi hatinya selalu menoleh ke masa lalu, ke Arman yang kini jauh dari genggaman. Hidup memang tak selalu adil, dan kadang canda takdir lebih pahit daripada air mata yang pernah jatuh.”
1 Bab 1 bukanlah sosok yang pernah ia impikan2 Bab 2 kesunyian terasa menekan3 Bab 3 suasana muram4 Bab 4 tidak akan berhenti begitu saja5 Bab 5 penasaran6 Bab 6 Rasanya aneh7 Bab 7 malam ini bukan soal bersembunyi8 Bab 8 ruang tamu9 Bab 9 semakin sulit dibaca10 Bab 10 dijadwalkan bertemu11 Bab 11 menguji kesabaran12 Bab 12 Mereka ingin kita tahu kalau tidak ada tempat aman13 Bab 13 amplop putih14 Bab 14 Masih berbaring di tempat tidur dengan lengan dibalut perban15 Bab 15 kelelahan16 Bab 16 sudah merencanakan17 Bab 17 menghantam atap rumah tua18 Bab 18 bisa menjadi ancaman19 Bab 19 Kita butuh sesuatu yang benar-benar mengejutkan20 Bab 20 menimbulkan kesan tenang21 Bab 21 mulai bereaksi lebih cepat22 Bab 22 Diduga Terlibat dalam Kasus Penggelapan Dana23 Bab 23 tanda kehidupan24 Bab 24 menyamarkan keberadaan25 Bab 25 Bagaimana aku bisa yakin ini bukan jebakan