icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Putra Rahasianya, Aib Publiknya

Bab 2 

Jumlah Kata:705    |    Dirilis Pada: 07/11/2025

nggali bersama Ivan. Dia ada di dapur, membuat kop

erbalik untuk menciumku. Aku menghindar, memalin

kutahu akan dia terima setelah shift pan

sa seperti sangkar. Setiap kata, setiap sentuhan adalah kebohongan. "Rapatku sampai

ku sengaja dibuat kosong

gimu, apa yang dia lakukan. Kupikir mungkin kita, dan orang tuamu, bisa makan malam

i jadi kebohongan yang mereka bangun di sekelilingku. Aku me

Ivan," kataku, suaraku s

memberitahu orang tuamu. Mereka akan sa

erja sambil bersiul, meninggalkanku sendirian di apartemen steril dan indah yang ki

aku tahu itu adalah brankas untuk rahasianya. Tapi aku seorang dokter. Aku tahu tentang titik-titik tekanan, tenta

Kunci itu berbuny

lai dari sana. Di laci yang terkunci, aku menemukan album f

in. Sebuah keluarga yang sempurna dan bahagia. Di salah satu foto, orang tuaku juga ada di sana. Ibuku sedang menggendong Leo, berseri-seri, sementara

ke laptopnya. Kata sandinya sama. File-filenya diatur dengan cermat. A

ertamanya. Pindaian akta kelahirannya, yang mencantumkan

lik orang tuaku, Rahman dan Elina Wijaya, ke sebuah perusahaan cangkang. Jumlahnya sangat besa

aku, setiap hadiah mahal, setiap janji kosong tentang keluarga, dibayar dengan uang yang sama yang mereka gunak

lah transaksi. Aku adalah harga yang mereka bayar

ap foto, setiap video, setiap laporan bank. Saat file-file itu di

menemukan apa-apa. Mereka mencintaiku, Alin

ra tersembunyi di kantor. Pikir

adalah foto keluarga yang baru s

rasi kan? Seperti

n orang tuamu? Mereka hanya membayar utang. Kamu akan selalu

berhasil. Aku bersandar di meja, flash drive tergenggam di tanganku,

as menjadi sesuatu yang lain.

ur. Aku akan membakar seluruh

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Putra Rahasianya, Aib Publiknya
Putra Rahasianya, Aib Publiknya
“Namaku Alina Wijaya, seorang dokter residen yang akhirnya bertemu kembali dengan keluarga kaya raya yang telah kehilangan aku sejak kecil. Aku punya orang tua yang menyayangiku dan tunangan yang tampan dan sukses. Aku aman. Aku dicintai. Semua itu adalah kebohongan yang sempurna dan rapuh. Kebohongan itu hancur berkeping-keping pada hari Selasa, saat aku menemukan tunanganku, Ivan, tidak sedang rapat dewan direksi, melainkan berada di sebuah mansion megah bersama Kiara Anindita, wanita yang katanya mengalami gangguan jiwa lima tahun lalu setelah mencoba menjebakku. Dia tidak terpuruk; dia tampak bersinar, menggendong seorang anak laki-laki, Leo, yang tertawa riang dalam pelukan Ivan. Aku tak sengaja mendengar percakapan mereka: Leo adalah putra mereka, dan aku hanyalah "pengganti sementara", sebuah alat untuk mencapai tujuan sampai Ivan tidak lagi membutuhkan koneksi keluargaku. Orang tuaku, keluarga Wijaya, juga terlibat dalam sandiwara ini, mendanai kehidupan mewah Kiara dan keluarga rahasia mereka. Seluruh realitasku-orang tua yang penuh kasih, tunangan yang setia, keamanan yang kukira telah kutemukan-ternyata adalah sebuah panggung yang dibangun dengan cermat, dan aku adalah si bodoh yang memainkan peran utama. Kebohongan santai yang Ivan kirimkan lewat pesan, "Baru selesai rapat. Capek banget. Kangen kamu. Sampai ketemu di rumah," saat dia berdiri di samping keluarga aslinya, adalah pukulan terakhir. Mereka pikir aku menyedihkan. Mereka pikir aku bodoh. Mereka akan segera tahu betapa salahnya mereka.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 10