icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Menguncimu di Hatiku

Bab 2 Bulan Madu

Jumlah Kata:652    |    Dirilis Pada: 06/11/2025

h kata pun. Seolah-olah dia tidak tahu apa pun tentang hal itu. Tak disangka,

rtanyaannya terdeng

kuku-kukunya yang baru saja dihias dan sengaja mencoba memprovo

dengan tajam, tidak terpengaruh oleh penghinaan

rhasil terhadap orang biasa, tetapi Yosua s

a ini tidak akan pernah kehilangan kendali atas dirinya. Dia tidak gentar saat dia bertanya siap

i. Bagaimanapun, suaminya sudah cukup bersenang-senang hari ini.

emandangan di luar tidak dikenalnya. Sambil mengerutk

aya untuk menanyakan apakah kami bisa makan malam

tisu dan menghapus lipstik merah di bibirnya

sebelumnya, melainkan merah muda nude yang lembut,

i mereka. Setelah keluar dari mobil, Lyla tentu saja melingkarkan lengannya di lengan Joshua. Keduanya bertukar

i!" Lyla mengumum

reen, keluar dari dapur, Lyla

ke bawah dan mengerutkan kening. "Cuaca semakin dingin setiap hari, namun kamu mengenak

. "Joshua selalu begitu sibuk. Dia

an membawamu ke Islandia untuk melihat Aurora Borealis setelah a

, Lyla tersenyum

ing memandang dengan cinta ta

putra dan menantunya, ia tersenyum hangat kepada mereka. "Duduk. Sudah hampir waktunya ma

dah lama sejak terakhir kali saya mencicipi masakan rumahan M

reen di meja, terus-mener

idak ada satu pun yang menjadi favoritnya. Ketika dia menatapnya dengan tatapan

makan makanan yang direkomen

n malam. Ketika Joshua menyebutkan bahwa sebuah proyek

at. Saat kamu menikah, kami begitu sibuk dengan kerja sama di luar negeri,

eadaan hamil," kata Maureen sambil me

n suara berisik. Dia tiba-tiba mengangkat kepalanya dan menatap Joshua, tepat pada saat dia me

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Menguncimu di Hatiku
Menguncimu di Hatiku
“Takdir mempertemukan seorang wanita menawan dengan seorang pria dingin. Namun, pada awalnya, mereka terlihat tidak cocok satu sama lain. Lyla dan Yosua berpisah secepat mereka menikah. Tiga tahun kemudian, Lyla kembali sebagai wanita tangguh dan mandiri dengan latar belakang keluarga yang terkemuka dan sepasang anak kembar yang sangat dia cintai. Yosua berusaha menghubungi mantan istrinya, tapi semua usahanya sia-sia. Suatu malam, saat Lyla tersenyum sambil menikmati segelas anggur merah, Yosua tiba-tiba muncul entah dari mana dan mendesaknya ke pilar. Sosok yang dulunya tidak terjangkau yang pernah dinikahi Lyla kini berdiri di depannya seperti batu yang tak berharga. Dia berbisik di telinganya, "Akhirnya kamu kembali!" Setelah Yosua menciumnya dengan paksa, Lyla mendorongnya menjauh dan menatapnya dengan tajam. "Yosua, apa kamu sudah gila? Apa perlu kuingatkan bahwa kita sudah lama sekali bercerai? Jauhi aku!" Yosua seketika tercengang.”