icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Jodohnya yang Tak Diinginkan, Sihirnya yang Terlarang

Bab 2 

Jumlah Kata:837    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

adalah pemandangan cahaya

ini, lampu gantung kristal, masing-masing seukuran kereta kecil, meneteskan

nda tangan sihir yang berbeda, dan berbau parfum mahal, sampanye, dan ambisi. M

ya dalam hidupku, a

biru nila yang dalam dan berkilauan yang melekat di lekuk tubuhku sebelum melebar di lantai. Gaun itu membia

sang anting-anting perak sederhana. Aku mer

ningan menyelimuti kelompok kecil di dekat pi

elemental da

ia bisa mem

erkompetisi? Belum

asa hormat yang enggan dan penasaran. Penerimaanku di Konklaf telah memberiku

ku, postur tubuhku menjadi lebih tegak. Untuk malam ini, aku

angan, berdiri dengan sekelom

kekuatan dan otoritas yang sempurna. Matanya bertemu dengan mataku, dan

ihat Alpha lain, seorang pria tampan dengan mata seper

san pahit melingkar di perutku. *Sekarang saat pria lain

mi menembus kerumunan. Orang-orang menyingkir untuknya, seper

untut. Apakah dia akan marah? Apakah dia akan mencoba mengkla

an dan, memalukannya

alan melintasi ruang

uno itu. Itu bukan gempa bumi; rasanya lebih dalam, leb

ampanye bergetar di nampan perak, dan kuartet ges

ngan kristal kuno yang dialiri kekuatan, bergoyang hebat. Suara gerinda yang memuakkan ber

at di a

ampu gantung itu berpusat tepat di atas petak marmer tempat Bram, B

melambat.

k tenggorokan Bella. Hujan debu dan plester yang turun dari langit-langit. Napas tertahan kolektif dari s

mi. Antara aku, pasangann

utan dan permohonan naluriah yang putus asa. *Pasang

an sepersekian detik, kilatan pilihan. Tidak ad

a bukan

pat dan sangat jelas, dia be

dorongk

ghantam bahuku. Itu bukan dorongan untuk menyingkirkanku dari jalur lampu

n sekunder dari puing-puing berat berisi kristal

enyelamatkanku. Dia melakukann

natan. Saat aku terhuyung mundur, pergelangan kak

kitar Bella. Dia memeluknya ke dada, punggungnya benar-benar membelakangiku, menyerap be

ak pernah meno

Aku adalah sebuah rintangan, sepotong perabotan yang harus disingkirkan

n dunia

u nisan, menghantam sisiku. Rasa sakitnya adal

ng patah, adalah hal terakhir yang kudengar sebelum d

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Jodohnya yang Tak Diinginkan, Sihirnya yang Terlarang
Jodohnya yang Tak Diinginkan, Sihirnya yang Terlarang
“Selama lima tahun, aku adalah pasangan sang Alpha, tapi suamiku, Bram, menyimpan seluruh kasih sayangnya untuk wanita lain. Di sebuah pesta akbar kawanan, sandiwara rapuh kami hancur berkeping-keping saat sebuah lampu gantung kristal raksasa terlepas dari langit-langit, jatuh lurus ke arah kami bertiga. Dalam detik yang mengerikan itu, Bram membuat pilihannya. Dia mendorongku dengan kasar-bukan ke tempat aman, tapi langsung ke arah serpihan yang berjatuhan. Dia menggunakan tubuhnya sendiri sebagai perisai, tapi hanya untuk Bella, selingkuhannya. Aku terbangun di ruang kesehatan, tubuhku remuk dan hubunganku dengan roh serigalaku lumpuh seumur hidup. Saat dia akhirnya datang menjenguk, tidak ada penyesalan di wajahnya. Dia berdiri di samping ranjangku dan melakukan pengkhianatan terbesar: ritual pemutusan ikatan, dengan kejam merobek ikatan suci kami menjadi dua. Penderitaan batin yang begitu hebat membuat jantungku berhenti berdetak. Saat monitor menunjukkan garis lurus, dokter kawanan menerobos masuk, matanya terbelalak ngeri saat melihat tubuhku yang tak bernyawa dan wajah dingin Bram. "Apa yang kau lakukan?" teriaknya. "Demi Dewi Bulan, dia sedang mengandung pewarismu."”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 10