icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Pengkhianatannya Membangkitkan Kekuatan Sejatinya

Pengkhianatannya Membangkitkan Kekuatan Sejatinya

icon

Bab 1 

Jumlah Kata:1287    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

h "Aura," pencipta anonim dari perangkat lunak bernilai triliunan rupiah milik perusahaan kami, dan aku menggunakan

kami, demi masa depan yang s

mukannya sedang mesra dengan asisten barunya, Kyra-gadis yang sama yang kulih

tner mendaki"-nya, seo

ngonfrontasinya, Revan tidak membuatnya bertanggung jawab. Dia membela Kyra. Di depan se

cibirnya, suaranya penuh dengan penghinaan, "mung

elah kubangun, kini memecatk

enting. CTO kami melangkah keluar, matanya menangkap wajahk

arah pacarku, suarany

n nada seperti itu pada

a

Pandan

ku akhirnya tertutup bukan oleh tiket pesawat, melainkan

dan detak jantungku yang menggila di dalam dada. Aku sedang menunggu sebuah paket data raksasa selesai dikompilasi, sebuah proses yan

dis yang tidak kukenal, wajahnya ceria dan ekspresif, sedang tertawa ke arah kamera. Dia tampak begitu hidup, dengan bintik-bintik di hid

tapi aku kenal jaket kulit itu. Aku yang m

teriak di tengah deru mesin. Angin menerbangkan rambutnya menutupi wajah, tapi suara

ian emoji-dinding panjat tebing, martabak, da

a

yang bersinar di tanganku. Si pengendara menoleh sedikit, hany

va

ontaknya. Telepon berdering sekali, dua

Sudah malam." Suaranya

kuk-musik keras, orang-orang berteriak, den

ku sendiri terdengar hampa di

anya, sedikit terlalu cepat. "Kami baru se

milier, terdengar dekat dengan ponseln

raku nyaris berbisik

." Kata-katanya dimaksudkan untuk menenangkan, tapi teras

a kabur. Aku memarkir mobil di tempat parkirku, mesinnya berdetak s

antung di setang motornya adalah helm yang kup

"ClimbLife" menulis, "Kal

dita, membalas dengan serangkaian emoji tertawa. "Dia part

Dan setidaknya di selusin foto itu, ada Revan. Berdiri di sampingnya di kaki tebing, tertawa bersama sekelompok

ket dan ambisinya membawanya ke Jakarta dua tahun lalu. Dia bilang dia terlalu sibuk untuk

tahuanku tentang hidupnya, kehidupan nyatanya, benar-benar kosong. Sebuah kekosongan selama dua t

lewatkan, akhirnya putus. Rencana kepindahan yang telah kusiapkan dengan cermat untuk bulan depan, yang membuat

auan menara Cakra Adiguna di Jakarta. Koper kabinku berd

kan segera pindah ke sini, tapi kami tidak menyangka Anda datang hari ini! Ini suatu kehorm

idak tahu aku akan datang.

n barunya ke atas. Biar saya hub

n semuanya demi mimpi yang kami bagi bersama: posisi puncak untuknya, kehidupan bersama untuk kami. Aku adalah arsitek tak terlihat di balik kesuksesannya, pencipta anonim 'Aura,' kerangka kerja perangkat lunak yang menjadi dasar seluruh perusahaan kami. Dia pikir aku ha

nya berdiri di sampingn

buka dengan de

sanal

megang sebuah tablet, adalah gad

is bergema di kepal

umnya goyah sesaat

u, suaraku lebih stabil dari yang kurasakan. "Saya Erika Larasati. Saya arsit

alih dari wajahku ke pintu kantor Revan yang ter

h aku tahu. Aku tahu ini lebih dari sekadar persahabatan. Wajahnya adalah wajah ceria

ku lihat videomu," kataku, suaraku

digantikan oleh tatap

ri

datang dar

di tangannya. Harapan yang kupegang erat selama penerbangan, keyakinan

cintai selama lima tahun, terbelalak. Tapi

alah syok ber

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pengkhianatannya Membangkitkan Kekuatan Sejatinya
Pengkhianatannya Membangkitkan Kekuatan Sejatinya
“Selama lima tahun, aku adalah hantu di dalam mesin, arsitek rahasia di balik karier cemerlang pacarku, Revan. Akulah "Aura," pencipta anonim dari perangkat lunak bernilai triliunan rupiah milik perusahaan kami, dan aku menggunakan pengaruh rahasiaku untuk menjadikannya pemimpin proyek bintang di kota baru yang berjarak ribuan kilometer jauhnya. Aku melakukan semuanya demi kami, demi masa depan yang seharusnya kami bangun bersama. Tapi saat aku akhirnya pindah ke kantornya untuk memberinya kejutan, aku menemukannya sedang mesra dengan asisten barunya, Kyra-gadis yang sama yang kulihat tertawa di boncengan motornya dalam sebuah video beberapa hari sebelumnya. Dia menyebut Kyra "partner mendaki"-nya, seorang teman, tidak lebih. Lalu, Kyra membuat kesalahan yang merugikan perusahaan kami miliaran rupiah. Saat aku mengonfrontasinya, Revan tidak membuatnya bertanggung jawab. Dia membela Kyra. Di depan seluruh jajaran eksekutif, dia berbalik menyerangku, menyalahkanku atas kegagalan gadis itu. "Kalau kamu tidak tahan dengan tekanan di sini," cibirnya, suaranya penuh dengan penghinaan, "mungkin sebaiknya kamu kembali saja ke kantor pusat." Pria yang seluruh hidupnya telah kubangun, kini memecatku demi melindungi wanita lain. Tepat saat duniaku hancur berkeping-keping, pintu lift berdenting. CTO kami melangkah keluar, matanya menangkap wajahku yang basah oleh air mata dan wajah Revan yang penuh amarah. Dia menatap lurus ke arah pacarku, suaranya pelan dan mengancam. "Kau berani bicara dengan nada seperti itu pada pemilik perusahaan ini?"”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 10