icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Melodi Curian, Cinta Dikhianati

Bab 9 

Jumlah Kata:421    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

Larasa

telepon, suaranya sarat ketidakpercayaan. "Itu

birnya. "Anara adalah putri Clara Wijaya. Dia tak tersentuh.

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Melodi Curian, Cinta Dikhianati
Melodi Curian, Cinta Dikhianati
“Tunanganku, Bima, dan adikku, Bianca, mencuri lagu yang kutulis dengan seluruh jiwa ragaku selama tiga tahun. Itu adalah mahakaryaku, lagu yang seharusnya meroketkan karier kami bersama. Aku mendengar seluruh rencana busuk mereka dari balik pintu studio rekaman yang setengah terbuka. "Ini satu-satunya cara kamu bisa menang Penghargaan Pelopor Musik, Bianca," Bima mendesak. "Ini kesempatan emasmu." Keluargaku sendiri terlibat di dalamnya. "Dia memang berbakat, aku tahu, tapi mentalnya lemah," kata Bianca, mengutip kata-kata orang tua kami. "Ini jalan terbaik, demi keluarga." Mereka melihatku sebagai mesin, sebagai alat, bukan sebagai seorang putri atau wanita yang seharusnya dinikahi Bima tiga bulan lagi. Kenyataan itu meresap seperti racun dingin yang membekukan. Pria yang kucintai, keluarga yang membesarkanku-mereka telah menggerogoti bakatku sejak aku lahir. Dan bayi yang kukandung? Itu bukanlah simbol masa depan kami; itu hanyalah gembok terakhir pada sangkar yang mereka bangun di sekelilingku. Kemudian, Bima menemukanku gemetar di lantai apartemen kami, berpura-pura khawatir. Dia menarikku ke dalam pelukannya, berbisik di rambutku, "Masa depan kita sangat cerah. Kita harus memikirkan bayi kita." Saat itulah aku tahu persis apa yang harus kulakukan. Keesokan harinya, aku menelepon. Saat Bima ikut mendengarkan dari telepon lain, suaranya pecah oleh kepanikan yang akhirnya nyata, aku berbicara dengan tenang ke telepon. "Ya, halo. Saya mau konfirmasi janji temu untuk besok." "Yang untuk... prosedur itu."”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 11