icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Janjinya, Kehancurannya

Bab 4 

Jumlah Kata:700    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

EO yang berkuasa, dengan heroik memeluk adik iparnya yang rapuh dan te

bunyi salah satu berita utama. "Taipan

ah satu baris tentangku. "Arsitek Clara Anindita

omentar negatif, gelombang ke

dorong Hazel. Di

idak tahan melihat

h orang suci karena ma

l. Tim PR Baskara telah bekerja lembur untuk memb

u. Dia melindungi reputasi Hazel sambil secara sistematis menghancurkan reputasik

ng-bincang, duduk di samping Hazel. Dia mengenak

ang hubungan mereka. Hazel

anku," katanya lembut. "Kami

i atas tangan Hazel. "Aku

ka mengakui pertunangan kami, dan bagaimana dia selalu mengata

tentang kehidupan pribadiku yang tidak pernah dia bantah. D

membakar duniaku hingga rata dengan tanah hanya untuk me

mah sakit. Aku harus menghadiri Gala Tahunan Ikatan Arsitek. Itu adalah

rang desainer terkenal. Itu adalah pinjaman, sebuah hak istimewa yang hanya dimiliki oleh arsitek sekaliberku. Warnanya

ng, aku berhadapan langsung de

aunku. Kilatan iri yang murni dan

ahku. Jantungku berdeb

suaranya rendah. "

ya, tidak me

dalah gala besar pertamany

begitu kejam, aku hanya bisa

desainer ternama. Ini terikat dengan namaku, reputasiku. Dia tida

ung dingin dan jelek. "Status?

i gaun perak yang dipakai Clara Anindita malam ini. Ya, aku

m di matanya. "Nah. Sekarang itu milikku. Dan a

ng yang ramai. Penghinaan yang disengaja dan terencana itu

sebanyak yang bisa kukumpulkan, aku melepaskan gaun itu

itu ke arahnya. Kain itu jatuh

nster, Baskara," ka

ang berkedip.

foto!" raungnya, dan tim keamanannya

rkannya ke bahuku. Itu adalah

katanya, suaranya penuh pengh

gejek mengikutiku. Malam itu, Hazel membuat penampilan megahnya dengan gaunku. Dia bersinar. Dia

mewah Baskara Aditama yang penuh cinta untuk adik

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Janjinya, Kehancurannya
Janjinya, Kehancurannya
“Malam ini seharusnya menjadi malam terhebat dalam karierku. Aku adalah kandidat terdepan untuk Anugerah Puncak Arsari, penghargaan tertinggi di dunia arsitektur. Tapi penghargaan itu jatuh ke tangan orang yang sama sekali tidak dikenal-cinta pertama tunanganku, janda dari kakak laki-lakinya. Tunanganku, Baskara, pria yang seharusnya membangun desain kemenanganku, telah memberikan hasil kerja kerasku seumur hidup kepadanya. Dia bilang wanita itu lebih membutuhkannya. Lalu dia memaksaku untuk menjadi mentornya, membiarkannya mengambil kredit atas proyek-proyekku. Selama syuting promosi, dia hanya berdiri dan menonton saat wanita itu menamparku berkali-kali dengan dalih "agar aktingnya terlihat natural." Ketika aku akhirnya membalas tamparannya, dia membuatku dipecat dan masuk daftar hitam di seluruh industri. Dia tidak berhenti di situ. Dia mendorongku hingga jatuh di lorong rumah sakit, membuatku berdarah, lalu meninggalkanku. Dia melakukan semua ini saat aku sedang mengandung anaknya. Terbaring di lantai rumah sakit yang dingin itu, aku membuat keputusan. Aku membawa bayi yang belum lahir ini dan menghilang. Aku terbang ke negara baru, mengganti namaku, dan memutuskan semua hubungan. Selama lima tahun, kami seperti hantu.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 1819 Bab 1920 Bab 2021 Bab 21