icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pengkhianatan Tak Disengaja Ke-34-nya

Bab 16 

Jumlah Kata:428    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

emukanku. Aku tidak peduli. Aku

inta mereka mengemasi tasku dan mengirimkannya ke termin

hatnya masih berdiri di su

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pengkhianatan Tak Disengaja Ke-34-nya
Pengkhianatan Tak Disengaja Ke-34-nya
“Tunanganku, dokter bedah terbaik di Jakarta, selalu merawatku dengan sangat baik. Itulah sebabnya pernikahan kami sudah ditunda tiga puluh tiga kali. Lalu, suatu malam di rumah sakit, aku tidak sengaja mendengar percakapannya dengan seorang teman. Dia mengaku bahwa dialah dalang di balik tiga puluh tiga "kecelakaan" yang kualami. Dia jatuh cinta pada seorang dokter residen baru bernama Kayla, dan tidak sanggup menikahiku hanya karena kewajiban keluarga. Kekejamannya semakin menjadi-jadi. Saat Kayla memfitnahku telah menamparnya, dia mendorongku kembali ke tempat tidur dengan kasar dan memakiku gila. Saat Kayla berpura-pura mau bunuh diri di atap gedung, dia bergegas menyelamatkannya, membiarkanku terjatuh dari tepi atap tanpa menoleh sedikit pun. Saat aku terbaring lumpuh di ranjang rumah sakit, dia menyuruh orang memukuli ibuku di penjara sebagai hukuman, dan ibuku meninggal karena luka-lukanya. Di hari pemakaman ibuku, dia malah mengajak Kayla menonton konser. Aku adalah tunangannya. Ayahku telah mengorbankan kariernya untuk menyelamatkan ayahnya. Keluarga kami telah mengikat kami bersama. Namun, dia menghancurkan tubuhku, ibuku, dan suaraku, semua demi seorang wanita yang baru saja dikenalnya. Akhirnya, dia membiarkan Kayla, wanita yang dicintainya, melakukan operasi pada tenggorokanku. Dan Kayla sengaja menghancurkan pita suaraku, melenyapkan kemampuanku untuk bernyanyi selamanya. Saat aku terbangun, tanpa suara dan hancur lebur, dan melihat senyum kemenangan yang licik di wajahnya, aku akhirnya mengerti segalanya. Aku mematahkan kartu SIM-ku, berjalan keluar dari rumah sakit, dan meninggalkan semuanya. Dia telah merenggut suaraku, tapi dia tidak akan bisa merenggut sisa hidupku.”