icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cinta yang Kupikir Abadi, Ternyata Bohong

Bab 9 belum datang

Jumlah Kata:2147    |    Dirilis Pada: 23/10/2025

Di ruang tengah, Liam tertidur pulas, tapi wajahnya masih menampilkan ketegangan meski dalam mimpi. K

ngan seseoran

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cinta yang Kupikir Abadi, Ternyata Bohong
Cinta yang Kupikir Abadi, Ternyata Bohong
“Aldric dan Keira menikah bukan karena cinta, melainkan karena kesepakatan antara dua keluarga besar. Bagi Aldric, pernikahan itu hanyalah langkah strategis demi mendapatkan kembali perusahaan keluarganya yang hampir bangkrut. Sementara bagi Keira, pernikahan itu satu-satunya cara menyelamatkan ibunya dari hutang dan tekanan yang menghancurkan. Keduanya menandatangani perjanjian: mereka akan hidup bersama selama dua tahun, tanpa ikatan emosional, tanpa campur tangan satu sama lain, lalu bercerai ketika tujuan masing-masing tercapai. Namun, takdir sering kali berbuat iseng. Di balik semua kesepakatan dingin itu, perlahan tumbuh sesuatu yang tak seharusnya tumbuh-rasa nyaman, perhatian, bahkan cinta yang tak diinginkan. Sayangnya, ketika rasa itu mulai muncul di hati Keira, Aldric justru semakin menjauh. Ia mulai kembali dekat dengan mantan kekasihnya, Mira, seorang wanita ambisius yang dulu meninggalkannya karena status. Kini, setelah Aldric kembali kaya dan berkuasa, Mira datang membawa janji manis tentang cinta lama yang belum padam. Ketika kabar bahwa perusahaan ayah Keira telah diselamatkan dan hutang-hutang lunas, Aldric pun memutuskan untuk menepati bagian akhir perjanjian mereka: perceraian. Ia berpikir itu langkah terbaik-agar bisa menikahi Mira, wanita yang selama ini ia yakini sebagai cinta sejatinya. Keira menerima keputusan itu tanpa perlawanan. Hanya satu syarat yang ia minta-agar Aldric tak mencari atau mengganggunya lagi setelah berpisah. Ia pergi jauh, meninggalkan semua kenangan, membawa luka yang hanya ia tahu dalamnya. Lima tahun berlalu. Aldric hidup dengan kesuksesan, tapi hatinya kosong. Mira memang bersamanya, tapi ada jarak yang tak bisa dijembatani. Hingga suatu hari, sebuah proyek sosial membawanya ke sebuah kota kecil di tepi laut. Di sanalah, takdir mempertemukannya lagi dengan Keira-bersama seorang anak laki-laki berusia empat tahun yang memiliki mata dan senyum yang... sama persis dengannya. Dunia Aldric seketika berhenti. Rasa bersalah, marah, dan penyesalan bertubrukan dalam dadanya. Ia baru menyadari betapa banyak hal yang ia abaikan selama ini-terutama seorang anak yang ternyata adalah darah dagingnya sendiri. Kini pertanyaannya bukan lagi soal warisan, atau cinta lamanya pada Mira. Tapi tentang apakah Aldric berani memperjuangkan kembali Keira dan anak mereka, ataukah ia akan kembali menjadi pria pengecut yang hanya tahu melarikan diri dari tanggung jawab dan perasaan.”
1 Bab 1 Putra tunggal2 Bab 2 Lima tahun lalu3 Bab 3 Kehadiran pria itu4 Bab 4 Kamu nggak boleh jatuh lagi5 Bab 5 kesayangannya6 Bab 6 ruangan seakan bertolak belakang7 Bab 7 Senyumannya menandai awal8 Bab 8 seseorang yang mencoba mendekati9 Bab 9 belum datang10 Bab 10 misterius11 Bab 11 apa yang harus kita lakukan 12 Bab 12 bermain dengan boneka13 Bab 13 perbatasan14 Bab 14 Dua hari berturut-turut15 Bab 15 kelahiran16 Bab 16 Setelah pengungkapan rahasia17 Bab 17 dia akan masuk ke rumah kita18 Bab 18 fokus pada dirimu sendiri19 Bab 19 Bagaimana kita bisa melindungi20 Bab 20 Tubuh anak itu terlihat rapuh21 Bab 21 reruntuhan22 Bab 22 Kau selalu bisa23 Bab 23 kegelisahan24 Bab 24 hancur oleh diri mereka sendiri25 Bab 25 merasakan hal yang sama