icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kekuatan Hati, Kekuatan Cinta

Bab 3 Cynthia tersenyum tipis

Jumlah Kata:1180    |    Dirilis Pada: 16/10/2025

gangan di hati Alira. Ia sedang duduk di ruang belajar, memegang cangkir teh hangat, berusaha menenangkan pikirannya. Pikiran tentang

n, tapi mata tajamnya seolah menelusuri setiap gerakan Alira. "Selamat pag

cangkir teh. "Selamat pagi, Bu Cy

an diri, mencoba menarik perhatian Dimas. Aku akan memberi satu saran: jangan pernah merasa aman di rumah ini. Setiap tindakanmu,

tu terasa kaku. "Aku hanya ingin hidup damai di sini,

pendatang, Alira. Tapi jangan lupa, rumah ini... d

ukan hanya soal bertahan hidup, tapi juga soal bertahan secara emosional. Setiap hari ia harus menjag

tapi matanya menyiratkan sesuatu yang berbeda dari biasanya. "Aku de

ak. Aku... aku akan beru

hal: bukan semua orang yang berwajah ramah itu benar-benar baik. Dan bukan semua orang yang terlihat dingin itu benar-be

tetap gelisah. Ia tahu, setiap langkah yang ia ambil akan selalu diperiksa oleh Cynthia,

degup kencang. Ia tahu, setiap keterlambatan berarti risiko besar. Ia harus memastikan bahwa biaya pengobatan

ngar tegang dan lembut sekaligus. "Alira... bagaimana kea

mbahan, Ka. Aku harus memastikan semuanya berjalan lancar. Aku... aku merasa

selalu mendukungmu. Jangan biarkan mereka mematahkan semang

saling bertabrakan. Ia harus memilih antara melindungi ibunya atau memperjuangkan cintanya. D

ndiran, menyinggung latar belakang Alira. "Kau mungkin terbiasa hidup sederhana, Alira. Tapi di sini...

kan menimbulkan masalah lebih besar. Ia mencoba tetap tenang, menunduk, dan membalas

okumen. Pandangannya singkat tapi memberi Alira sedikit rasa aman. Meskipun ti

as panjang, mencoba menenangkan diri. Setiap malam terasa panjang dan berat. Ia harus menahan rindu pada Raka, menghadapi Cynthia, d

membuatnya tampak lebih hangat daripada biasanya. "Aku ingin bicara," ucap Dimas pelan. "Aku

ya, terkejut.

dak ada yang akan menyakitimu terlalu jauh. Tapi... kau harus belajar menyesuaikan diri. Rumah

hu, menembus dinding dingin keluarga Wiratama bukanlah hal mudah. Ia harus berhati-hat

engaja menyinggung Alira di depan mereka. "Kau mungkin terbiasa hidup sederhana, Alira. Tapi di

dan berkata, "Aku akan belajar, Bu C

di dalam hatinya, ia mulai menyadari satu hal: Alira bukan gadis lemah yang bisa dengan mudah dijatuhkan. Ada keteguha

an Dimas yang membingungkan, dan rasa takutnya yang terus menghantuinya. Menulis surat menjadi cara b

tapi pandangan Alira, keteguhan hatinya, dan cara ia menghadapi Cynthia membuatnya merasa... tertarik. Pe

ingkirkan Alira, dan setiap langkah yang diambil Dimas harus penuh perhitungan. Rumah ini bukan sekadar tempat t

minkan perjalanan hidupnya yang penuh tekanan. Tapi di dalam hatinya, ada satu tekad yang tidak bi

ai. Setiap hari membawa konflik baru, intrik baru, dan pilihan yang sulit. Tapi ia juga tahu, jika ia cuku

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kekuatan Hati, Kekuatan Cinta
Kekuatan Hati, Kekuatan Cinta
“Setelah melahirkan cucu perempuannya, Melina meninggal dunia, meninggalkan kesedihan mendalam di hati keluarganya. Sang suami, Dimas Wiratama, hanya memiliki satu anak perempuan karena Melina tak bisa lagi memberinya keturunan. Alira Santika, gadis muda berusia 19 tahun, tiba-tiba harus menghadapi kenyataan pahit: pamannya menekannya untuk menikah dengan pewaris tunggal keluarga ningrat, Dimas Aditya Wiratama, jika ia ingin pengobatan ibunya tetap berlanjut. Hatinya teriris karena ia sebenarnya sudah memiliki kekasih, Raka, seorang pemuda yang tulus mencintainya dan selalu mendukung setiap langkahnya. Dimas Aditya, yang merupakan pewaris tunggal keluarga besar, merasa tertekan oleh ayahnya yang menuntut agar garis keturunan tetap terjaga. Kehadiran Alira bukanlah pilihan hatinya, melainkan sebuah perjodohan yang harus ia jalani demi memenuhi kehendak keluarga. Alira pun memasuki rumah mewah Dimas dengan hati yang gundah. Setiap hari ia menghadapi sikap dingin dan seringkali kejam dari Cynthia, istri pertama Dimas, yang menaruh dendam terhadap kehadirannya. Tidak ada pembelaan dari suami yang seharusnya melindunginya, membuat Alira merasa terpojok dan kesepian. Namun, di tengah semua tekanan dan perlakuan buruk yang ia terima, Alira tetap berusaha tegar. Ia bertekad untuk menjaga ibunya agar tetap sehat, sekaligus mencari jalan agar hatinya dan Raka tetap bisa menemukan kebahagiaan. Tantangan demi tantangan menunggu, dari intrik keluarga hingga pertentangan batin suaminya sendiri. Mampukah Alira bertahan dan menemukan kekuatannya di tengah rumah tangga yang penuh tekanan, cinta yang terhalang, dan pengkhianatan di setiap sudutnya? Atau akankah ia harus menyerah pada takdir yang menjeratnya dalam pernikahan yang bukan pilihannya?”
1 Bab 1 ibu pasti bisa sembuh2 Bab 2 seolah tak terdengar di kepalanya3 Bab 3 Cynthia tersenyum tipis4 Bab 4 pilihan sulit5 Bab 5 Alira tidak akan menyerah6 Bab 6 menjadi wanita yang siap menghadapi semua badai7 Bab 7 Masa depan masih penuh ketidakpastian8 Bab 8 dicintai tanpa harus takut9 Bab 9 menghadapinya bersama Raka10 Bab 10 Raka sudah menyalakan mesin kopi11 Bab 11 harmonis dari luar12 Bab 12 bukan hanya soal perasaan13 Bab 13 Rumah tangga kita semakin harmonis dan kuat14 Bab 14 pasangan muda15 Bab 15 memanfaatkan situasi16 Bab 16 bersamamu17 Bab 17 hanya soal cinta18 Bab 18 mengadakan makan malam19 Bab 19 mengambil sebuah kotak kecil20 Bab 20 apapun yang terjadi di masa depan21 Bab 21 kesibukan baru menanti22 Bab 22 seorang ibu23 Bab 23 pelukan dua insan24 Bab 24 tanpa rasa cemas sedikit pun25 Bab 25 mencurigakan26 Bab 26 sebagai musuh