icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Tuan Arogan dan Pelayan Hati

Bab 5 Menjalankan Rencana

Jumlah Kata:1043    |    Dirilis Pada: 16/10/2025

yiapkan banyak sekali keperluan

dia meninggalkan rumah lamanya dengan me

ingin mengambil air minum, tapi dia

ekerja dengan benar. Sebaiknya aku berhen

tidurnya dan meraih kursi rodanya,

yang Jaden kenali tiba-ti

i dalam kamarnya. Jaden malah mendorong tubuh Nara hingga Nara t

ya yang ternyata berdarah te

kamu ada

uan JL." Nara tetap bersikukuh membantu

kejut mendengar apa yan

k di atas tempat tidurnya. "Menjauh darik

adi dengan Tuan JL itu bukan salah semua orang yang ada di sini. Tuan tidak perlu membenci se

baiknya kamu pergi dari kamark

yang melihatnya dengan pandangan seo

s minuman Tuan yang kosong." Nara meletakkan g

Jaden malah menjatuhkan gel

napasnya. Dia menunduk untuk membereskan pecahan gelas yang

dan membuatku ingin sekali membunuhny

da sesuatu yang nempel pada tangannya. "Ini apa?

dalam kamar Jaden, Nara memberika

engambil mi

engambil air minum, sebaiknya simpan saja t

erapi? Aku tidak akan melakukan

kalau Tuan mau rutin melakukan terapi, saya yakin, sa

dengar ucapan

ng positif agar Tuan JL akhirnya bisa sadar jika ucapank

atar sembari mengambil m

habis, tapi beberapa detik kemudian Nara se

ada di mulut Jaden. Nara mencoba menahan tangisnya karena dia

inumannya." Jaden ma

Dia membantu Jaden mengangkat kedua kaki Jade

mbali mengambil gelasnya dan kelu

engerutkan kedua alisnya. Dia benar-benar baru

di sana, dia bersandar pada daun

kamu harus kuat jika ingin membuat pria itu kembali menjadi J

ncoba beristirahat karena besok mungkin

ncoba melakukan panggilan video call

u kenapa b

Nio, Bu. Bagaima

in dengan teman sebayanya yang b

ada pasien b

antik dan memiliki rambut keriting yang luc

i ini merasa bahagia. Ap

u agar Nio bisa bicara denganmu, tapi Nio sendiri yang

ku akan berusaha agar dia bisa sembuh dari sakitny

embuh karena dia memiliki ibu

ngan sangat baik." Nara kembali meneteskan air mata mengingat

an pekerjaanmu? Apa s

pria yang sangat tempramen dan itu semua ka

amu melakukan semua itu karena ingin menyelamatkan nyawa p

harus menghilangkan rasa bersalahku agar nanti

empatmu sudah sangat mal

ama ibu dan Nio. Sekali lagi Nara

bahagiaan kamu itu juga adalah kebahagiaa

n mengambil foto di dalam tas yang akan dia b

pasti semua ini tidak perlu aku jalani. Aku ingin kuat, tapi aku tidak y

mulutnya menggunakan tangan. Nara hari ini benar-be

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Tuan Arogan dan Pelayan Hati
Tuan Arogan dan Pelayan Hati
“Nara dihantui rasa bersalah sejak kesalahan fatal yang sudah dia lakukan. Memutuskan untuk menyamar menjadi pelayan, untuk menebus kesalahannya. Jaden Luther, seorang CEO lumpuh yang sangat arogan setelah kehilangan segalanya. Jaden Luther pun menutup hatinya rapat. Namun kehadiran Nara, wanita sederhana yang menjadi pelayannya, perlahan membuka kembali pintu yang selama ini terkunci. Hanya saja, cinta mereka diuji oleh masa lalu yang pahit dan rahasia yang tak sengaja terungkap.Rahasia kelam yang membuat cinta bisa berubah menjadi dendam.”
1 Bab 1 Menyamar2 Bab 2 Tuan Arogan Itu3 Bab 3 Sebuah Ide4 Bab 4 Rencana Nara5 Bab 5 Menjalankan Rencana6 Bab 6 Sebuah Ciuman7 Bab 7 Menguji Nyali8 Bab 8 Nara yang Tangguh9 Bab 9 Mengantar Terapi10 Bab 10 Membawa Tuan Jaden Pergi11 Bab 11 Kekhawatiran Nara12 Bab 12 Tempat Pengasingan13 Bab 13 Ujian Seorang Nara14 Bab 14 Membuat Kesepakatan15 Bab 15 Perdebatan Mereka16 Bab 16 Tuan Arogan yang Manis17 Bab 17 Nara Sakit18 Bab 18 Skin To Skin19 Bab 19 Berdamai Dengan Keadaan20 Bab 20 Kenangan Buruk21 Bab 21 Kisah Kita Berbeda22 Bab 22 Membuang Kenangan23 Bab 23 Mereka Akur24 Bab 24 Kehangatan Mereka25 Bab 25 Kedatangan Nenek26 Bab 26 Aku Cemburu 27 Bab 27 Tidak Bisa Pergi Darimu28 Bab 28 Sikap Manis Si Pria Arogan29 Bab 29 Teman Tidur30 Bab 30 Undangan Pertunangan Kalista31 Bab 31 Ajakan Sang Pelayan32 Bab 32 Gaun Untuk Nara33 Bab 33 Kebersamaan Yang Indah34 Bab 34 Pasangan Ke Acara Pesta35 Bab 35 Calon Istri36 Bab 36 Sandiwara37 Bab 37 Tantangan Dansa38 Bab 38 Sang Pemenang39 Bab 39 Tiket Liburan40 Bab 40 Melepas Rindu41 Bab 41 Pengganggu Datang (part 1)42 Bab 42 Pengganggu Datang (part 2)43 Bab 43 Curiga44 Bab 44 Pengakuan45 Bab 45 Menikah Denganku46 Bab 46 Dia Wanitaku47 Bab 47 Kejutan48 Bab 48 Kecurigaan Nara49 Bab 49 Nara Vs Alexa50 Bab 50 Keinginan Alexa51 Bab 51 Apa Hubungan Mereka 52 Bab 52 Bertemu Seseorang53 Bab 53 Siapa Sebenarnya Dean