icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Anon I love u

Bab 4 Masih Misteri

Jumlah Kata:1616    |    Dirilis Pada: 05/12/2021

" gerutu Sheril setelah tahu

ia memarahinya, tapi sebenarnya salah siapa? Ah, Sheril terlalu bodoh. Pad

awab Vero. "Hanya mengambil uangku yang

yang diberikan wanita tadi memang sangat banya

Lalu ia menutup buku menu setelah pram

i SevenMart, gajinya kan kecil. Tak seber

a paket untuk bahan promosi," jawab Vero dengan santainya. Lalu

Vero. Ia pikir, tak masalah jika harus mentraktir Vero s

ik," gumam Vero sa

ril karena tidak bisa menden

pan dari mata hijau keabu-abuan itu selalu

i melaku

ang disukai?" tanya Vero m

da~ ba

h sat

panjang. "Rahasia!" se

ati santapan makan malamnya masing-masing. Hening, tak ad

s menuju meja kasir untuk membayar makanann

nya 65

ayar. "Menerima pembayaran online?" tanya Sheril memasti

saji itu menyebutkan angka nom

gihan di ponselnya. "Sudah aku t

dari resto, ia masih

tanya Sheril saat melihat Ve

aktirannya, aku aka

beda denganmu!" j

k!" seru Vero sambil be

ena ia memiliki teman saat pulang, kesal ka

tiba-tiba. Keduanya sedang duduk di h

dik

lebih banyak dar

rtanya sep

ikan," ucap Vero

i berkutat de

nyapamu, sementara aku

sal. Pikirannya san

yakin. Kita selalu b

g se

ihatmu berjalan

selalu lewat di sana

hon

yang b

buk

engerutk

kalau kamu sela

engirim se

irinya tadi pagi. Bagaimana itu bisa terjadi? Ia

u merinding. Kamu

nusia t

ak. Akunmu saj

ah

sal melihat pesan te

a sih!" ger

a?" tan

gg

datang," ucap Ve

enghampiri halte tempat mereka menu

" tanya Sheril me

ng

artemen mewah?" mata She

inggal di rum

ke gang 342, yang ia tahu gang tersebut adal

ah ke gang itu,

heril segera turun dan menempelk

" ucap Sheril berbasa

Perasaannya mulai gelisah kembali. S

kau meng

il pada ak

id

u sudah pula

ak j

mbali. Seandainya dekat, Sheril sudah memu

jak kapan?] tanya

ke sini, pertama

ahun yang lalu. Kenap

uka aku

da cahaya lampu jalan dan hibar cahaya lampu dari rumah berla

O

kamu

bertanya

dang berjala

epi, tidak ada siapapun di belakang

ah b

mun, ia tetap menjaga pendengarannya. Siapa tahu a

hlah de

telah membaca pesan yang d

han buka

waktu untuk sa

. Aku nggak

aja sama orang yang tidak dikenal." Sheril menggertuku. Ia memasukan ponselnya ke dala

Masih ada beberapa anak muda yang duduk di teras dep

pulang? Ma

in menambah gosip hariannya esok pagi karena diantar Ted

cap Sheril sambil

g lebih malam

n pekerjaan baru sekalian kamar kos untukmu." Pria kurus berambut

. Itupun kalau kakak tidak sibuk," jaw

ar mandi untuk mandi. Hatinya yang se

u di rumah ini," gumam Sheri

egaran yang ia dapatkan setelah mandi, tapi rasa kantuk teta

an. Ia memikirkan cara untuk menemukan tempat kos y

ponsel milik Sheril berbunyi. Dengan enggan, Sheril meraih ponsel

mmu diberika

nilah yang sok akrab dengannya. Namun, sok akrab yang dilakukan

al bukan menjual diri. Beruntungnya ia bisa bekerja di SevenMart saat ini, meski ia harus menahan malu karena cuma diri

tidur?" tanya Fika

bangkit dan menyibak selimut

ulu!" ti

menggeleng pelan. "Aku sudah mak

tu. Bag

, lalu pamit sam

n memberinya makanan. Sempat Sheril sengaja tidak makan malam di luar,

tai yang menjadi alasnya tidur. Ia melihat akun milik Alnonim

mu manusia?]

aat sebuah notifikasi muncul. Tak lama kemudian ia tertawa, suaranya memecah keheningan. T

tidak ini jam berapa? Berhentil

ut. Ia mematikan komputernya,

ah aku

u terkirim pada

elesai mandi. Setelah mengganti baju, S

dulu," pamit Sh

arapan d

jawabnya

oleh ibu-ibu di pagi hari. Le

anya seorang ibu-ibu yang

angguk samb

ikah biar dinafkahi," celetu

n senyuman. Ia kembali berjalan. K

r lagi?" tanya penjual bubu

," jawab Sheril d

n, gang sepi itu tetaplah sepi. Hanya jalan sempit yang di sisi kirinya adalah pagar yang menjulang tinggi,

aku celananya. Jarinya kem

pa kamu

Y

ma

deka

angan b

teriak da

ragu menuruti kata-kata Alnonim. Na

diam, tidak ada sahutan yang terdengar. Sheril merutuki keb

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Anon I love u
Anon I love u
“Cerita ini 18++ Tidak untuk anak kecil. Mohon bijak dalam memilih bacaan. Sheril, Gadis cantik berusia 25 tahun. Berstatus jomblo sejak lahir. Kehidupan di dunia kerjanya yang mengharuskan ia pulang malam, pun menjadi bahan gosip ibu-ibu di komplek 14. Di luar dugaan, dia adalah wanita yang dikelilingi pria tampan. Rey teman kerjanya, Vero pekerja baru dan Tedi yang merupakan tetangganya. Namun, Sheril memilih Anon sebagai pacarnya. Padahal Anon hanya sebuah nama akun di aplikasi Minsta. Seseorang yang belum ditemuinya. Apa alasan Sheril memilih Anon? Siapakah seseorang pemilik akun Alnonim itu?”
1 Bab 1 Siapa Alnonim 2 Bab 2 Partner Kerja3 Bab 3 Menukar Dengan Uang4 Bab 4 Masih Misteri5 Bab 5 Pria Di Ujung Gang Sepi6 Bab 6 Pemberian Tedy7 Bab 7 Tingkah Vero8 Bab 8 Pulang Bersama9 Bab 9 Gosip 110 Bab 10 Kosan Baru11 Bab 11 Pindahan12 Bab 12 Tidak Dapat Izin13 Bab 13 Hari Pertama di Kosan 114 Bab 14 Hari Pertama di Kosan 215 Bab 15 Makan Malam16 Bab 16 Kembali Bekerja17 Bab 17 awal Kisah Mery dan Riki 18 Bab 18 Mery dan Riki19 Bab 19 Kesalahan yang Disengaja20 Bab 20 Mery dan Tian21 Bab 21 Gosip 222 Bab 22 Racun23 Bab 23 Gagal Fokus24 Bab 24 Gelisah25 Bab 25 Tanpa Kekasih26 Bab 26 Rumor27 Bab 27 Cuek 28 Bab 28 Weekend29 Bab 29 Jaga Jarak30 Bab 30 Rindu atau Awal Masalah31 Bab 31 Ketemuan32 Bab 32 Ujian33 Bab 33 Cuti34 Bab 34 Sebelum Semuanya35 Bab 35 Benci Kah 36 Bab 36 Pertemuan Pertama37 Bab 37 Hari yang Melelahkan38 Bab 38 Datang Untuk Marah39 Bab 39 Menghindar40 Bab 40 Menginap 41 Bab 41 Belanja Lagi 42 Bab 42 Hari yang Buruk43 Bab 43 Kehilangan44 Bab 44 Pengangguran45 Bab 45 Melamar Kerja46 Bab 46 Mencari Kado47 Bab 47 Kencan 48 Bab 48 Anon, I love u49 Bab 49 Kekacauan di Tempat Baru50 Bab 50 Menghadiri Pernikahan Mery51 Bab 51 Apakah TIdak Akan Berubah 52 Bab 52 Cerita Dalam Cerita53 Bab 53 Pernikahan Rey 54 Bab 54 Pertemuan Kedua 55 Bab 55 Mama Mertua 56 Bab 56 Meminta Restu 57 Bab 57 Kecewa 58 Bab 58 Penenang59 Bab 59 Gaun Pengantin60 Bab 60 Meninggalkan Kosan61 Bab 61 Pinggit 62 Bab 62 Pernikahan