ti dari perpisahan dengan Clarisa masih terasa, tetapi kini tertutup oleh tek
ucat karena kelelahan dan ketakutan. Saat melih
mereka setuju?" tanya
nuh keyakinan. "Sudah beres. Jauh lebih beres dari yang kau bayangkan. Ibu a
, biaya kamar biasa saja sudah sulit
ald di meja administrasi tiba-tiba masuk dengan tergesa-ge
u memiliki fasilitas udara bersih otonom dan pengawasan medis 24 jam," ujar perawat itu dengan nada ho
ni. Ia menatap Gerald, matanya dipe
kata Gerald lembut pada adiknya. "Fokus saja
yang masuk adalah seorang pria paruh baya mengenakan setelan jas mahal, diikuti oleh seorang wanita muda
ebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang mungkin kau alami di meja depan," ucap Tuan
pada Tuan Herlambang. Lagipula, seseorang yang bisa mengeluarkan 50.000 $Au dengan mudah, pas
City, Dr. Elara, untuk memimpin operasi ini. Semua biaya tambahan, termasuk biaya pemul
aja ibuku mendapat yang terbaik. Jika ada hal buruk terjadi, aku t
erat daripada teriakan marah. Tuan Herlambang seketika menjadi pucat. Dia ben
. Aku akan mengawasi jalannya operasi
mpingi, Gerald memutuskan untuk mengambil udara segar. Ia berjalan kelu
embali berdering. Nama yang muncul di layar adalah Tuan Leo, pengawal pribadinya
cairkan $500.000 Aurum? Bukankah Tuan besar,
tua itu, berutang padaku dan ibuku!," jawab Gerald, menatap pantulan dirinya di jendel
ua' itu. Aku menghubungi kontak darurat (bek
u mengerti. Mengenai pernikahan kau dengan Nona Clarisa d
cerai. Aku telah menjadi 'beban' hidupnya selama dua tahun, Tuan Leo.
Muda. Dan...ngomong-ngomong Tuan Besar menyuruhku memberikan sebuah surat p
semua suratnya ke alamat apartemen Clarisa. Aku akan kembali ke
Muda. Sela
kan kembali ke sarang singa, ke rumah Clarisa, tidak la
ki. Di ruang tamu, Clarisa dan Nyonya Maya masih berada di sana. Mereka tampak sedang
! Dia punya $50.000 Aurum di rekeningnya, dan ayahnya meng
ka Aldo, Bu! Dia angkuh dan licik. Aku
uat kedua wanita itu
sudah kukatakan, kamu sudah diceraikan?" ter
atap Gerald, mata
sa," ujar Gerald, matanya kini lurus dan
tandatangani! Setelah ini, kau tidak ak
n dari meja. Ia menyerah
g kurir tiba-tiba mengetuk pintu apartemen. Dan sebuah paket besar
Nyonya Clarisa Alvero? Ada paket penting dari
ologi rahasia. Mereka tidak punya urusan sama sekali dengan keluarga Alvero saat ini. Ngomong-ngomong Tuan Besar Keluarga Alvero, Warge Alvero. dulu bekerja d
Dari siapa?" tany
n dokumen penting untuk Tuan Muda
iam sesaat mende
Apa-apaan ini? Paling juga kiriman d
aket itu dari kurir. Kurir itu membung
aran, apa yang akan disampaikan oleh 'bajingan t
lapis emas yang disegel dengan lambang naga ya
samping surat cerai. Ia kemudian meraih pulpen, lal
datangani. Sekarang kau bebas,
ya Maya merebut amplop emas it
hanya bersandar, menatap ibunda
u dengan tergesa-gesa. Clarisa me
Kartu Aura Hitam (Abyssal) yang baru atas nama Gerald. Satunya lagi, ad
membaca surat itu
rat pertam
u dan ibumu. Kakek mohon, maafkan kakek, Nak! Ayok bawa kembali adik dan ibumu ke-keluarga. Kakek akan mencabut perintah kakek yang dulu. Kakek membiarkan kalian untuk kembali. Kakek se
ekmu 'Ar
i surat
k yang berkepentin
ara penuh menjabat sebagai Direktur Eksekutif dari Wilton Corporation cabang Vortez, menguasai 80% saham dan aset kami di wil
ku, Tuan Be
eketika hening, lebih di
itu, matanya membelalak tidak percaya. $10 Miliar Aurum! Itu
ceraikan, pria yang ia sebut 'beban', pria yang memohon $20.000 KS padanya pagi tadi... ternyata adalah pewa
surat dan kartu Abyssal itu darimengucapkan nama 'Gerald' di hadapan orang lain. Karena sekarang, kita bahkan tidak
lutut, wajahnya berubah dari ma
. Aku... aku tidak tahu..." Nyonya Maya berusaha me
aku 'Anakku'. Aku bukan siapa-siapa kau. Aku hanyalah 'menantu s
rah Clarisa yan
an, seperti Aldo Sanjaya yang punya $50.000 Aurum itu." Gera
luar dari apartemen, menutup pintu dengan pelan, mening
online yang ia pesan. Ia ter
elaju, ponselnya
elamat atas p
, kamu su
r, Tuan besar memanggilku dan menyuruhku pergi ke V
ngin. sejujurnya, dia masih merasa terkejut dan syok! Kakeknya, yang terkenal kera
ngin bertemu dan meminta maaf pada cucunya! Aku harap Tuan Muda dapa
ngin bertemu dengannya. Sudah jangan bahas
nikahi Nona Clarisa, baru saja menelepon ke kantor. Dia mengeluhkan bahwa semua rekenin
imkan tim hukum ke Bank Besar Vortez. Aku ingin semua rekening yang terhubung dengan Keluarga Sanja
da. Perintahmu
t berbeda dari balik kaca mobil. Kota ini mu
mengambil kembali, yang seharusnya aku miliki sejak awal," gumam G
ambu
/0/28652/coverbig.jpg?v=7d7abc146803a28a31835c8aa3f4252b&imageMogr2/format/webp)