“Kinan, desainer fesyen sukses yang baru kembali dari Milan, pulang ke rumah kakaknya di Jakarta setelah lima tahun. Apa yang dimaksudkan sebagai kunjungan singkat untuk bersilaturahmi justru berubah menjadi pertemuan yang penuh ketegangan? Di rumah hangat yang dipenuhi tawa dan keceriaan Luna, putri kecil kakaknya, Kinan harus menghadapi sosok pria tampan dan maskulin yang belum pernah ia kenal secara langsung: Liam, suami Airin. Bagaimana mungkin sebuah pertemuan yang sederhana antara tante dan keponakan bisa berubah menjadi momen yang begitu mendebarkan dan... berbahaya? Ketika Kinan hampir jatuh, Liam menahannya dengan gerakan cepat dan... sebuah ciuman singkat namun membara terjadi. Apakah ini sekadar kecelakaan atau awal dari perasaan yang tak seharusnya muncul? Bagaimana mereka akan menghadapi garis tipis antara ketertarikan, godaan, dan loyalitas keluarga yang kini telah teruji?”