icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ketika Suami Membagi Cinta

Bab 10 kehancuran yang lebih pasti

Jumlah Kata:1886    |    Dirilis Pada: 25/09/2025

laudia, terasa bagai kabut tebal yang menggantung di rumah itu. Tidak ada perayaa

atu pagi, menatap secangkir kopi y

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ketika Suami Membagi Cinta
Ketika Suami Membagi Cinta
“Di usia pernikahan yang menginjak tahun keenam, Arunika Selvara dipaksa menerima kenyataan paling menyakitkan bahwa suaminya, Davin Albrecht, pria dingin yang sejak awal tak pernah benar-benar memberinya cinta, kini jatuh hati pada wanita lain. Pernikahan mereka bukanlah hasil dari kisah manis yang penuh bunga, melainkan kesalahan masa lalu yang terlanjur berbuah menjadi ikatan. Namun dari kesalahan itu lahirlah sesuatu yang indah-Mireya, gadis kecil bermata bening yang dulu menjadi jembatan di antara mereka. Kehadiran Selina-wanita yang kini mengisi hati Davin-telah mengubah segalanya. Mireya lebih banyak menghabiskan waktu bersama ayah dan Selina, seolah Arunika tak lagi menjadi pusat semestanya. Rumah tangga yang sejak awal rapuh, kini nyaris runtuh sepenuhnya. Anehnya, Davin tetap bertahan. Ia tidak menggugat cerai. Tidak juga meninggalkan Arunika. Padahal hatinya jelas dimiliki oleh wanita lain. Dan di tengah hubungan yang membeku itu, Arunika pun berubah. Ia berhenti menuntut. Tak lagi melawan. Ia diam, menyimpan luka dan kecewa dalam senyap. Keheningan menjadi satu-satunya bahasa yang ia kenal. Namun seiring waktu, bahkan Mireya pun mulai menjauh. Kehadiran Selina telah mencuri perhatian gadis kecil itu. Justru di saat itulah, Davin menyadari sesuatu: ia tak siap kehilangan Arunika.”
1 Bab 1 hanyalah kesunyian2 Bab 2 sedikit terobati3 Bab 3 menyuarakan kegelisahan hati Arunika4 Bab 4 Dunia seakan sepakat menjadikannya kambing hitam5 Bab 5 keduanya takut melihat kebenaran6 Bab 6 Hatinya kembali hancur7 Bab 7 Arunika akhirnya menyebut kata perceraian8 Bab 8 sama sekali tidak bisa tenang9 Bab 9 Keheningan10 Bab 10 kehancuran yang lebih pasti11 Bab 11 Ia melakukannya dengan tenang