icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dia Seharusnya Tidak Pernah Melepaskannya

Bab 4 Dia Tidak Memiliki Hubungan Dengan Vovo

Jumlah Kata:1199    |    Dirilis Pada: 04/11/2025

dipenuhi dengan berbagai komentar tentang diagn

ia memahami perasaannya dan batasannya dengan

ovo. Selama dia tidak merusak pernikahan pri

ung memberiku gambaran tentang kehidupan orang kaya. Se

membiarkan Vovo bersama Vivian. Gadis

musisi. Kudengar dia berhenti bekerja setelah m

.

tang bertubi-tubi. Beberapa orang bersikap sok peduli. Sedangkan yang lain, ingin menc

tajuk berita untuk memahami apa y

embuka beri

sama sekali t

i, Vovo tidak akan lagi men

at dia mendongak, dia melih

mu sakit?" Dia melihat kerutan di wajah Jasmine dan, t

tipis dan mengge

san. Ada beberapa hal ya

nghela napas pelan dan membantu J

era terbuka di

ih ramai dari biasanya. Jasmine melihat beber

riksaan," ucap Ayu. "Mereka selalu menarik perhatian seperti ini ...." Tiba-tiba dia berhenti bic

unanya. Jasmine su

bising dan suasana ramai di sekitarnya tidak memengaruhinya-rambutnya tertata

rlihat kecil dan lemah, wajahnya puc

langsung bergerak untuk menangkapnya, melindu

gegas berdiri di depan Jasmine, nad

tekad, Vovo tidak perlu tahu bahwa dia ada di sana, dan d

n belum resmi bercerai. Dia masih suamimu. Dan dia di sini memeluk

mi

ing, napasnya

m diam-diam saat memikirk

tidak

n. Ayo kita pergi," ucap Jasmine

hatian pada Jasmine dan berhenti

, Vivian melirik sekilas. Raut

dalam kekacauan ini," ucapnya, suaranya di warnai penyes

ahulu." Wajahnya tetap tenang, tetapi ada sesuatu yang terlint

, mereka masuk ke

an catatan medis

an saksama sambil m

up serius," uc

n. Kemudian dia menarik napas perlahan. "Tolong

an intensif di rumah sakit," ucap sang dokter. "Kamu harus m

tu?" Vivian te

enang di matanya, lalu berkata pelan,

o menggenggam tang

ggelengkan

u dengan sedikit martabat," ucapnya. "Jadi, kumoh

alam-dalam tetapi akhir

engambil foto dan merekam video sebelu

menonton merasa s

n yang dialami seseorang yang

k bisa membayangkan bagaimana rasanya kanker stadium akhir. Ta

a tidak akan menjalani pengobatan. Hanya orang-orang ya

untuk Vivian men

.

vo keluar dari rumah sakit, Jasmine sedang duduk di bangku terdeka

ksi, wartawan gosip melihatn

ra langsung

e. Dia mengerutkan kening dan bertan

o, lalu ke tangan Vivian yan

munan orang banyak itu ti

karena berita yang beredar di Internet?

suami Anda muncul di depa

yang akan Anda laku

a Jasmine sengaja datang-untuk menemui Viv

memikirkan h

erlihat sa

it. Apa kamu tidak

penuh denga

a ingin terta

lau dia sengaja memicu pertengkaran

enar tidak m

an beralih ke Vivian untuk menyakan pendapa

li lagi. "Jasmine!" panggilnya. D

rapkan Jasmine untuk melak

menyenangkan hati pr

arinya-tidak ada alasan un

atas perut. Rasa sakit di bagian baw

ngunjungi teman," uc

bukan sesuatu yang ingin dia ceritakan-tidak sebelum

rtanyaan Vovo sebe

Vovo, Jasmine ber

mbiarkannya pergi. Merek

Anda untuk mundur dan membiarkan Pak Watson dan

nya banyak waktu lagi. Apa

ya Vi

-repot menjawab, di

nya akhirnya berada di tempat yang sama, ti

, dan sikap diam itu memberi seseorang kebe

annya bergerak cepat un

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dia Seharusnya Tidak Pernah Melepaskannya
Dia Seharusnya Tidak Pernah Melepaskannya
“Jam-jam yang terhangatkan sinar matahari membawa kasih sayang mereka yang berkilau, sementara malam-malam yang diterangi bulan membangkitkan hasrat yang tak terkendali. Namun, saat Vovo mengetahui bahwa orang yang dia cintai mungkin hanya memiliki waktu setengah tahun lagi, dia dengan tenang memberikan Jasmine berkas perceraian, sambil berbisik, "Ini hanya untuk penampilan; kita akan menikah lagi setelah dia tenang." Jasmine, dengan punggung tegak dan pipi kering, merasakan denyut nadinya terasa kosong. Pemisahan palsu itu menjadi permanen; dia diam-diam mengakhiri kehamilannya dan melangkah ke awal yang baru. Vovo tercerai berai, mobilnya melaju kencang di jalan, enggan melepaskan wanita yang telah dia buang, memohon agar dia menoleh sekali saja.”