icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dia Seharusnya Tidak Pernah Melepaskannya

Bab 2 Menggugurkan Kandungan

Jumlah Kata:1150    |    Dirilis Pada: 04/11/2025

-nya yang diparkir tepat di luar gedung pengadilan,

karang. Bukankah sudah saatnya kalian memiliki seorang

kecewaan terlintas sejenak, t

rlu terburu-buru. Nenek dan Kakek seba

ggi, terdengar sedikit jengkel. Kondisi kakekmu mungkin sudah membaik, tapi

ek .

dengar rumornya. Apa pun yang terjadi, kam

ti saluran telepon s

mendengarku?" ta

ngnya frustrasi. "

entar sebelum dia me

, kali ini lebih lambat, pikirannya teralihkan. D

. Kemudian, dia membuka ap

ier-gambar bunga sederhana, bertuliskan "My Love."

anya mengingatkan tentang waktu dan tempat

asih belu

Vovo mengirim sebuah pe

ndela. Vovo menoleh dan melihat Jasmine berd

duk di kursi penumpang, mena

an kemarin-pakaian yang sam

dasi, menentukan parfum yang dipakainya, hingga m

terlambat?"

ing, menghinda

rlambat," jaw

, yang selalu datang lebih awa

setir kemudi. Dia menyipitkan

karena semalam dia tidak bisa tidur se

dia terlihat b

an pandangannya. "Jangan beri tahu mereka mengenai perceraian ki

jawab. Sebaliknya, dia ber

anak," jawab Vovo datar,

menyelimuti

emudian, Jasmin

nya ke kemudi dan menol

yangkan seperti apa r

mpelkan tangannya di perutnya sambil berbisik, "

tidak perna

i dalam enam bulan dan mulai merencanakan

a memiliki waktu

ng-orang ber

vo, untuk terakhir kalinya. Apa kamu benar-bena

u?" bentak Vovo, ter

menunggunya

gatakan apa-apa lagi. Dia mengambil sebuah doku

mberut, membolak-balik halaman. Itu

ya akan mengambil apa yang menjadi hakku dari Keluarga Puconto. Dan mulai saat

uarkan pulpen dan melet

tuju, tanda t

umen itu, kerutan di keningnya s

ne benar-benar tidak menuntut banyak hal.

dak men

ebenarnya? Ini hanya

sisa waktu itu di sisinya. Setelah itu, dia akan kembali pada Jasmine-t

dalah wanita yang

nya sebagai orang yang memil

nnya, memaksanya melakukan hal-hal

ne tidak per

perlihatkan hasilnya seperti sebuah trofi. "

emah lembut. Penurut. Selama tujuh tahun,

rnikahan mereka mungkin akan

un

muntah darah, masih berusaha tersenyum-menusuk dadanya.

ke luar jende

ne menatapnya-kosong

a Jasmine m

pernah memalsukan pesan

membenci

vo mengambil pulpen dan

ng bisa mendesaknya. Bah

linan perj

ambil salinannya setelah Vo

menuju ke gedung pengadilan. Mereka

mereka akan menyelesaikan semuanya

ai, keduanya pun melangkah kelua

Jasmine bisa merasakan k

rang-orang yang

iapa yang akan berpisah. Beberapa orang memilih untuk m

lan berdampingan, samb

Dia teringat ekspresi yang sama di wajah Jasmine

tetapi ekspresi wani

selama enam bulan ke depan," ucap Vovo. "Dan

aban. Dia hanya berbal

am, menyaksikan mobilnya

ah itu, taksi

l itu berbelok ke

u Toko Bun

menuju Rumah S

di mana wanita itu menyambu

"Semuanya sudah selesai. D

gkah ke ruang kandungan dan

urkan tangannya d

abatnya, Ayu Hussain, menatapnya dengan ekspresi cemas. "Dulu, kamu sangat ingin

meletakkan surat pengajua

gin menggugurkan kandunganku.

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dia Seharusnya Tidak Pernah Melepaskannya
Dia Seharusnya Tidak Pernah Melepaskannya
“Jam-jam yang terhangatkan sinar matahari membawa kasih sayang mereka yang berkilau, sementara malam-malam yang diterangi bulan membangkitkan hasrat yang tak terkendali. Namun, saat Vovo mengetahui bahwa orang yang dia cintai mungkin hanya memiliki waktu setengah tahun lagi, dia dengan tenang memberikan Jasmine berkas perceraian, sambil berbisik, "Ini hanya untuk penampilan; kita akan menikah lagi setelah dia tenang." Jasmine, dengan punggung tegak dan pipi kering, merasakan denyut nadinya terasa kosong. Pemisahan palsu itu menjadi permanen; dia diam-diam mengakhiri kehamilannya dan melangkah ke awal yang baru. Vovo tercerai berai, mobilnya melaju kencang di jalan, enggan melepaskan wanita yang telah dia buang, memohon agar dia menoleh sekali saja.”