icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka

Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka

icon

Bab 1 kemungkinan bahaya

Jumlah Kata:966    |    Dirilis Pada: 17/09/2025

Di antara kerumunan manusia yang tergesa-gesa mencari tempat berteduh, Haura Ghania Eftikhar melangkah dengan mantap. Jaket hitam yang menempel di tubuhnya basah ole

a bayaran yang sudah menjalani berbagai misi berbahaya sejak usia muda. Tidak ada ruang untuk cinta atau kelemahan dalam hidup

dan malam menakutkan, ada perasaan aneh yang berbaur dengan dinginnya u

yakan sebagian besar urusan bisnis kepada Haura karena kecakapannya yang luar biasa. Pekerjaan Haura sebagai CEO di sana hanyalah salah satu sisi kehidupannya; sisi yang harus ia

sah menempel di pipi, dan matanya yang tajam menatap seolah menantang dunia. "Haura, kamu ini benar-benar gila," gu

ngan setelan jas hitam yang pas di tubuhnya, dan wajah tampan yang memancarkan karisma. Matanya menatap H

skan, suaranya hangat dan tegas. "Saya S

ya dingin, tetap menjaga jarak. Tak ada yang bisa mene

. "CEO baru perusahaan ini. Sebenarnya, saya datang un

g pria ini-sesuatu yang membuatnya tidak bisa sepenuhnya bersikap dingin. Namun, ia s

tap Haura, seolah mencoba membaca rahasia yang tersimpan di matanya. Haura, di sisi lain, tetap tenang, menco

n proyek-proyek ambisius yang akan dijalankan. Haura mendengarkan dengan seksama, mencatat setiap detail, tetapi pikira

mungkin terdengar aneh, tapi saya ingin mengenal Anda lebih jauh. Bukan hanya seb

ingin mengenalnya di luar pekerjaan. "Maaf, saya tidak percaya

nan. "Saya tidak meminta Anda percaya sekarang. Tap

sosok yang mampu membuat hatinya bergetar-sesuatu yang tidak pernah ia rasakan selama hidupnya sebagai tentara bayaran. Pe

lus. Ia tidak hanya mengejar Haura, tapi juga memahami dunianya yang keras dan penuh rahasia. Lambat laun, Ha

ya sebagai tentara bayaran menghantui. Ia tahu, jika Sean mengetahui siapa dirinya sebenarnya, sem

p kota yang basah dan terang oleh lampu. Teleponnya bergetar-sebuah pesan dari Sean. "Apakah kau i

buatnya ingin menyerah pada perasaan itu. Untuk pertama kalinya, ia mempertimba

ang ia bayangkan. Sean bukan sekadar pria yang menawarkan cinta; ia adalah badai ya

percaya. Jangan terlalu mudah luluh. Karena dunia yang Haura tinggali adala

yang tak tergoyahkan, ia bersiap menghadapi badai yang akan datang, tanpa menyadari bahwa badai itu sudah ada di ha

ertama kalinya, hatinya mulai membuka sedikit celah. Cinta mungkin bukan se

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka
Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka
“Haura Ghania Eftikhar, seorang wanita tangguh yang bekerja sebagai tentara bayaran, tidak pernah percaya pada cinta. Hidupnya penuh dengan misi dan perhitungan, hingga suatu hari ia bertemu dengan Sean Wijaya, CEO tampan dan karismatik yang menawarkan dunia yang berbeda: cinta tulus dan perhatian tanpa lelah. Awalnya skeptis, Haura perlahan luluh pada ketulusan Sean. Ia rela meninggalkan pekerjaannya sebagai tentara bayaran dan mengambil alih posisi sebagai CEO di perusahaan pamannya, demi menjaga rahasianya dari sang kekasih. Sean mengejar cintanya bertahun-tahun dengan penuh kesabaran, membuat Haura akhirnya menyerahkan hatinya. Pernikahan mereka berjalan bahagia, namun kebahagiaan itu ternoda ketika Haura menyaksikan sendiri pengkhianatan Sean-ia melihat pria itu memperlakukan wanita lain dengan mesra di depan matanya. Hati Haura hancur, dan Sean baru merasakan penyesalan mendalam ketika Haura memilih pergi. Ia meminta kesempatan kedua, berjanji untuk memperbaiki segalanya. Namun, di tengah kekacauan hati Haura, seorang remaja tampan muncul, menawarkan cinta yang tulus tapi dibalut obsesi.”
1 Bab 1 kemungkinan bahaya2 Bab 2 perusahaan pamannya3 Bab 3 terasa berbeda4 Bab 4 Instingnya sebagai seorang CEO5 Bab 5 menandakan tekanan6 Bab 6 hanya melindungi7 Bab 7 memutuskan untuk menahan8 Bab 8 bercampur jadi satu9 Bab 9 Sepuluh menit10 Bab 10 jalan mundur11 Bab 11 terlalu percaya12 Bab 12 Dirga menghilang13 Bab 13 tidak ada ruang14 Bab 14 pikirannya tidak berada di sana15 Bab 15 semua dipantau16 Bab 16 beristirahat17 Bab 17 menutupi wajah18 Bab 18 reruntuhan19 Bab 19 Tidak mungkin20 Bab 20 belajar dari luka21 Bab 21 nyaris bersamaan22 Bab 22 dikendalikan23 Bab 23 keamanan24 Bab 24 terlalu panas