icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Satu Talak Seribu Luka

Satu Talak Seribu Luka

icon

Bab 1 menahan perih hati setelah diceraikan

Jumlah Kata:1142    |    Dirilis Pada: 16/09/2025

ang yang menghubungkan ruang rapat utama dengan ruang kerjanya. Gaun selutut berwarna ivory yang ia kenakan bergerak anggun

an karismatik. Dua tahun lalu, bayangan itu nyaris mustahil ada. Dua tahun lalu, ia adalah wanita yang menangis dalam diam di ba

Revan A

uak dari balik ketenangan yang susah payah ia bangun. Pria itu menceraikannya hanya sehari setelah kematian

besar yang bergerak di bidang konstruksi dan properti. Ia menikahi Aurelia bukan karena ingin, tapi karena permintaan ayahnya yang sedang

h sebelum ia menutup mata. Damian, yang kala itu tidak memiliki hubungan dengan siapa pun, akhirnya menurut. Aure

embalas budi, memohon padanya. Ia akhirnya luluh. Pernikahan itu pun berlangsung sede

sahaan, dan nyaris tak pernah berbincang hangat dengannya. Aurelia berusaha keras menjadi istri yang baik,

iba. Hari pemakam

nga duka, Damian menatapnya dengan mata merah dan wajah d

h sudah lunas. K

gi meninggalkannya berdiri membeku

jauh berbeda. Setelah perceraian itu, ia memutuskan membangun kembali hidupnya. Ia mengembangkan studio kecilnya menjadi sebua

ir mata saat harus pura-pura bahagia merencanakan pernikahan orang lain sementara dirinya hancur. Tapi

pintu membuya

" ucapn

nampakkan sosok s

"Klien baru kita untuk jadwal konsultasi jam sepuluh

k. "Baik. Sudah k

ru, kelihatannya... sangat berkelas,

ng terbiasa menghadapi klien dari kal

kenakan, lalu melangkah ke ruang rapat. Ia membuka pintu

m itu perla

di paru-parunya seakan lenyap. Bahunya yang lebar, rahangnya yang tegas, mata kelam yang taja

Revan A

ah berhenti m

eh, dan mata m

, kini menatapnya lagi-tapi ada sesuatu yang berbeda. Ada keterke

ar rendah dan dalam, seperti dulu. "

pat di balik senyum ramah yang ia latih bertahun-tahun. "B

m Damian kembali bicara. "Aku tid

pan mereka. Di samping Damian duduk seorang wanita muda, cantik dengan gaun pastel d

" wanita itu berkata ceria. "Namaku C

pi wajahnya tetap tenang. "Senang berkenalan, Nona Mont

ya tidak menyadari badai kecil y

olah Damian bukan siapa-siapa baginya. Ia menunjukkan katalog dekorasi, daftar vendor, hingga rundown contoh

amun penuh sorot yang sulit ditebak-antara kagum, heran

meraih tas tangan mewahnya. "Terima kasih banyak, Aureli

antu," balas Aure

Aurelia sekilas lalu berjalan keluar bersama Clarissa. Langkah-la

n sedikit gemetar, tapi ia menggenggamnya erat. Ia tidak

ak

tu yang telah berubah. Malamnya, ia duduk di balkon apartemennya, menatap

a ia begitu berharap Damian akan berubah, berharap suatu pagi pria itu ak

ernah datang. Yang dat

dak membenci Damian lagi. Ia hanya... sudah

kan sebagai suami, melainkan sebagai klien-klie

nikahan Damian dan Clarissa seperti profesional. Ia tidak akan membi

a tahu: kehadiran Damian akan meng

g selama ini ia hindari

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Satu Talak Seribu Luka
Satu Talak Seribu Luka
“Aurelia Shanum Dirgantara, wanita menawan yang diceraikan suaminya tepat sehari setelah kematian ayah mertuanya. Pernikahan mereka yang sejak awal hanya dibangun atas dasar rasa balas budi itu akhirnya runtuh juga, bahkan sebelum sempat berumur setahun. Enam bulan kebersamaan mereka berakhir begitu saja saat sang suami, Damian Revan Alveric, menjatuhkan lafaz talak di hari berkabung keluarganya. Kini, dua tahun telah berlalu sejak hari menyakitkan itu. Waktu telah mengubah banyak hal-termasuk Aurelia. Dari seorang istri yang dulu selalu terlihat rapuh, kini ia tampil anggun, percaya diri, dan penuh pesona. Senyuman ramah nyaris tak pernah lepas dari wajahnya, mencerminkan ketenangan yang berhasil ia bangun kembali setelah masa-masa kelam hidupnya. Takdir kemudian mempertemukan mereka kembali secara tak terduga. Di kantor perusahaan penyelenggara pernikahan milik Aurelia-yang telah sukses ia bangun dari nol-ia harus berhadapan langsung dengan Damian. Pria yang pernah meremukkan hatinya itu kini datang sebagai klien, calon pengantin pria yang pernikahannya justru akan dipersiapkan oleh Aurelia sendiri.”