icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hasratku Padamu

Bab 3 Perlindungan yang Tak Terduga

Jumlah Kata:795    |    Dirilis Pada: 09/09/2025

ampu berkedip, tawa, dan percakapan yang bercampur dalam kekacauan yang memabukkan. Aku hanya ingin bersantai setel

ambil mengangkat gelas-. Santai saj

diri dari ketegangan yang Octavio ciptakan dalam hidupku sehari-hari. Setiap tegukan bir membakar te

rlahan, hingga dunia menjadi kabur, dan setiap tawa terdengar jauh. Saa

apnya, dengan senyum yang berusa

tapi dia bersikeras, meletak

eimbangan tubuhku yang goyah tidak membantu. Aku merasa hampir jat

tulah aku

ta

sempat bereaksi, dia melangkah maju dengan langkah panjang dan pasti. Dia tidak berkata apa-apa. Tidak perlu ka

n tegas, seolah dia memiliki hak a

ahwa tak ada tempat untuk melarikan diri dari otoritasnya... namun entah kenapa, aku merasa ama

sikku, tak mampu men

ucapnya, dengan suara rendah dan berat ya

tu, aku bersandar sedikit padanya, menyadari bahwa aku membenci dan membutuhkannya sekaligus. Aku membenci cara dia mengontrol setiap

ar yang basah karena hujan gerimis malam. Aku merasa aneh: bersyukur, frustrasi, takut, tapi juga... aneh

oses apa yang baru saja terjadi: campuran ketakutan, rasa terima kasih, dan sesuatu yang belum ku mengerti sepenuhnya. Aku tak

menoleh padaku dengan pandangan yang mencoba n

suara gemetar, meski m

ngah, dia melepas jaketnya. Mataku tak sengaja tertuju ke dadanya dan aku merinding saat melihat bekas luka y

rang yang pernah menderita, yang membawa luka terlihat dan tak terlihat. Jantungku mengecil, dan campuran emosi me

dikit patah, terkejut ol

Ekspresinya kembali mengeras, dan sesaat, pria domina

, meski napasnya lebih lambat dari biasanya, s

Mariana mendengar, tapi tidak. Di

rustrasi, rasa terima kasih dan ketakutan, bercampur dalam pusaran yang tak bisa ku kendalikan. Kerentanann

darinya kini justru menarik. Kontrolnya, kekuatannya, dan masa lalunya yang menyakitkan

aat, matanya yang biasanya membakar dengan dingin kini dipenuhi sesuatu yang belum pernah kulihat: kerentanan. Aku

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hasratku Padamu
Hasratku Padamu
“Pindah bersama sahabatku terdengar sempurna... Sampai aku bertemu dengan saudara laki-lakinya. Octavio. Dua belas tahun lebih tua. Mantan bintang sepak bola. Sekarang, pelatihku di universitas. Di rumah, dia sombong, suka memerintah, dan tak pernah lelah mengingatkanku bahwa aku "hanya seorang gadis." Di universitas, aku harus mengikuti aturannya. Seharusnya aku membencinya. Seharusnya aku melarikan diri. Tapi ketika matanya menatapku, aku terbakar. Dan dalam keheningannya, aku mendengar semua yang tak berani diucapkan oleh kami berdua. Ini terlarang. Ini berbahaya. Dia pria yang tak seharusnya kumiliki... Dan satu-satunya yang kuinginkan.”