icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cintaku Tak Pernah Cukup Untukmu

Bab 45 sepatu musuh

Jumlah Kata:1060    |    Dirilis Pada: 14/08/2025

Amara menempel di dinding, napasnya terkontrol, telinganya menangkap setiap perubahan nada suara dari derap sepatu

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cintaku Tak Pernah Cukup Untukmu
Cintaku Tak Pernah Cukup Untukmu
“Amara Lyndell sedang memasak makan malam sederhana ketika suaminya, Damien Crowhurst, dengan nada datar mengatakan bahwa mereka harus bercerai. Empat tahun lalu, keluarga Amara mengalami kebangkrutan besar yang membuat orang tuanya bunuh diri. Sebelum kakeknya meninggal, ia menitipkan Amara kepada kakek Damien, sehingga perjodohan mereka pun tak terelakkan. Sejak awal, Amara sudah mencintai Damien, namun pria itu selalu menjaga jarak. Kini, Damien menawarkan kompensasi sebesar 40 juta dolar dan sebuah penthouse di tepi Pelabuhan Ravenshore, seolah perceraian hanyalah transaksi bisnis. Meski hatinya remuk, Amara menandatangani surat cerai tanpa ragu, membuat Damien terkejut-ia selalu mengira Amara rapuh dan mudah goyah. Damien meminta Amara pindah secepat mungkin. Bahkan, pengurus rumah tangga keluarga Crowhurst mulai menunjukkan tatapan sinis kepadanya. Tak lama kemudian, muncul seorang wanita berpenampilan mewah bernama Selene Marquette. Tatapannya dingin, penuh ejekan, dan jelas menganggap Amara sebagai penghalang. Amara segera mengerti-Selene adalah pasangan baru Damien. Selene mendekat, melontarkan kata-kata merendahkan. Meski diprovokasi, Amara tetap tenang, membuat Selene semakin geram. Para pelayan rumah justru memuji Selene dan mengiringinya pergi, meninggalkan Amara sendirian. Malam itu, Amara duduk lama di kamarnya, merenungi kehidupan yang selama ini dijalani. Ia sadar, pernikahan itu hanyalah sangkar emas. Dengan tekad bulat, ia meninggalkan rumah keluarga Crowhurst dan pindah ke sebuah apartemen kecil di pinggiran kota. Untuk pertama kalinya dalam empat tahun, ia merasa napasnya bebas-meskipun kebebasan itu dibayar dengan kehilangan segalanya.”
1 Bab 1 sudah empat tahun menikah2 Bab 2 baru saja diantar3 Bab 3 berniat mengisi kulkas yang hampir kosong4 Bab 4 siapa yang tega mengawasinya5 Bab 5 menemukan Evan6 Bab 6 memperburuk keadaan7 Bab 7 mengemudi tanpa tergesa8 Bab 8 menyamar sebagai pelanggan biasa9 Bab 9 sudah hampir penuh coretan10 Bab 10 Itu terlalu cepat11 Bab 11 Senang sekali kau bisa datang malam ini12 Bab 12 wajahnya masih diliputi amarah13 Bab 13 Jangan buat aku nyesel!14 Bab 14 memantau15 Bab 15 Tidak ada celah16 Bab 16 rebut dari fasilitas17 Bab 17 rumah sakit18 Bab 18 memeriksa19 Bab 19 serahkan dirimu20 Bab 20 persembunyian21 Bab 21 Aku punya orang di pelabuhan22 Bab 22 menghilang23 Bab 23 mengamati24 Bab 24 kita butuh perahu25 Bab 25 muncul lagi26 Bab 26 Ombak27 Bab 27 Angin laut28 Bab 28 Semakin dekat29 Bab 29 Hatinya berkecamuk30 Bab 30 Kita tidak bisa terus menerus bergantung31 Bab 31 tempat tinggal keluarganya32 Bab 32 pertemuan33 Bab 33 mengacaukan34 Bab 34 malam yang menentukan35 Bab 35 kepercayaan36 Bab 36 perasaan campur aduk37 Bab 37 mengamati catatan38 Bab 38 menandai waktu39 Bab 39 dipertaruhkan40 Bab 40 tersembunyi jauh41 Bab 41 Keterlibatan42 Bab 42 mengatur semua43 Bab 43 Hujan belum reda44 Bab 44 ditinggalkan45 Bab 45 sepatu musuh46 Bab 46 kematian47 Bab 47 Pasukan48 Bab 48 Ledakan kedua49 Bab 49 memastikan50 Bab 50 menghindari51 Bab 51 tak tahu apa tepatnya52 Bab 52 tengah hamparan53 Bab 53 menekan terlalu keras54 Bab 54 mereka masuk55 Bab 55 mereka datang56 Bab 56 mencoba menjaga jarak57 Bab 57 mengencangkan tali pengikat58 Bab 58 Laut beriak liar59 Bab 59 Sangat besar60 Bab 60 kita tunggu61 Bab 61 sudah cukup untuk dikenang