icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terjebak Dalam Ikatan Penuh Kebencian

Bab 3 mencoba membiasakan diri

Jumlah Kata:504    |    Dirilis Pada: 06/08/2025

n dengan tubuh yang terasa remuk redam. Ia membuka matanya perlahan, mencoba membiasakan diri dengan caha

ngejutkan, penis Michael masih tertanam di dalam vaginanya. Alana merasakan panas

Michael, ia terba

bus jiwanya. Ia tersenyum sinis, senyum yang memb

ucap Alana, su

ya. "Tidak akan," bisiknya. "

terkejut, ia merasa seperti boneka yang dimainkan. Michael berjalan menuju kamar mandi, s

, tak bisa menahan rasa nikmat y

enggerakkan pinggulnya. "Kau suka?"

sa membohongi tubuhnya. Tubuhnya bereaksi, ia merasa

snya dari vagina Alana, dan memasukkannya lagi setelah ia selesai mengisi bak mandi. Ia membaringkan Alana di dalam b

Ia kembali menggerakkan pinggulnya, mencium bibir

apa-apa. Ia hanya bisa pasrah. Ia memejamka

ia mengangkat tubuh Alana, mendudukkannya di wa

agina Alana. Ia menggerakkan pinggulnya, menyemburkan spermanya k

h Michael, ia terus me

urut, ia kini berlutut di atas wastafel. Michael memasukkan penisnya ke be

hael, suaranya terdengar m

teriak Alana, air ma

erus menyemburkan spermanya. Ia mengangkat tubuh Alana,

dan kembali memasukkan penisnya ke dalam vagina Alana

sa berbuat apa-apa. Ia hanya bisa pasrah. Ia tak bisa kabur, ia tak bisa lari. Ia kini terje

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terjebak Dalam Ikatan Penuh Kebencian
Terjebak Dalam Ikatan Penuh Kebencian
“Alana Evander, seorang pewaris tunggal yang dikenal keras kepala dan pemberani, terjerat dalam takdir yang tak pernah ia inginkan: perjodohan. Ia harus menikah dengan Michael Jackson, seorang CEO sekaligus bos mafia yang terkenal kejam dan tak berperasaan. Bagi Alana, pria itu tak lebih dari monster yang akan merenggut kebebasannya. Ia benci perjodohan ini, membenci keluarganya yang memaksanya, dan terutama membenci Michael Jackson, pria yang bahkan belum pernah ia temui. Alana mencoba segala cara untuk kabur, namun semua usahanya sia-sia. Rumahnya diawasi ketat, ia seperti burung yang sayapnya dipatahkan. Hari pernikahan yang paling ia benci pun tiba. Dengan hati hancur dan air mata tertahan, ia terpaksa mengenakan gaun pengantin bak kain kafan, menyaksikan harapan terakhirnya untuk bebas sirna. Di altar, ia melihat sosok Michael yang dingin, tanpa senyum, seolah-olah ia adalah mangsa yang siap ditaklukkan. Meskipun Alana menolak, Michael tetap mengucapkan janji suci pernikahan dengan mantap. Dunia Alana runtuh saat kata "Sah" menggema. Ia resmi menjadi istri seorang pria yang ia benci. Setelah pesta usai, malam pernikahan yang seharusnya romantis berubah menjadi neraka. Michael mengancam dan memperingatkannya agar tidak macam-macam. Ia menyeret Alana ke kamar mereka, mengunci pintu, dan mengumumkan bahwa Alana kini miliknya. Terjebak dalam ikatan pernikahan yang penuh kebencian, Alana hanya bisa menangis, menyadari bahwa inilah awal dari neraka yang akan ia jalani bersama suaminya, sang monster.”