“Calon suamiku, Devan, direbut oleh kakakku, Siska. Hatiku hancur berkeping-keping, namun kesedihan itu perlahan berubah menjadi bara api dendam. Aku bersumpah akan membalas perbuatan mereka. Targetku? Raditya, bos Devan yang juga seorang duda kaya raya. Kudengar ia memiliki seorang putri kecil dan sedang mencari pengasuh. Sempurna. Aku menyusun rencana matang. Dengan menyamar sebagai babysitter bernama Anya, aku berhasil diterima bekerja di rumah megah Raditya. Awalnya, semua berjalan sesuai rencana. Aku berpura-pura menjadi pengasuh yang sempurna untuk putri Raditya, **Kirana**, sambil diam-diam mencari celah untuk mendekati Raditya dan menjalankan rencanaku. Namun, setelah beberapa minggu bekerja, hatiku mulai goyah. Kirana adalah anak yang manis dan ceria. Kedekatanku dengannya tumbuh secara alami, melampaui sekadar peran profesional. Raditya sendiri, meskipun awalnya terkesan kaku dan dingin, ternyata adalah sosok ayah yang penuh kasih sayang dan pria yang sangat bertanggung jawab. Aku melihat sisi lain dirinya yang tak pernah kubayangkan. Perlahan, rencana balas dendamku terasa semakin tidak penting. Senyum Kirana dan perhatian kecil dari Raditya mulai mengisi kekosongan di hatiku yang ditinggalkan oleh Devan. Kebencianku mulai memudar, digantikan oleh perasaan yang tidak kuduga...”