icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Rahasia Memalukannya, Perselingkuhan Publiknya

Bab 3 

Jumlah Kata:815    |    Dirilis Pada: 29/07/2025

mi. Ketika lengan Bima melingkar di atasku dalam tidurnya, ak

lapan mengejutkanku. Aku tidak p

jangan minum terlalu banyak. Kalau dia jah

marahan yang benar atas namaku. Tapi aku bisa melihat pertanyaan sebenarny

ng tidak pernah kuketahui ku

enyak di sampingku, kepalanya di atas

Hanya lelah. Kami akan menutupi tato lamanya be

sepanjang malam, dia t

enuh dendam. Itu adalah kemenangan ya

elas tiga, pendiam dan ketakutan, pakaiannya sedikit terlalu kecil, sepatunya usang di bagian

berusaha menahan tangis saat memunguti makanan yang tumpah.

n keluargaku meluas padanya; ibuku membelikannya baju baru ketika melihat Karin menggi

erima kasih, "terima kas

makananku. Dia terbi

a, dia juga terbia

risku. Setiap tindakan kebaikan, setiap rahasia yang dibag

matahari terbit, air mata diam-

ah studio tato di pusat kota. Uda

suami yang sempurna dan penuh perhatian. Dia bahkan menyiapkan iPad untukku dengan acara

ruang belakang ber

utahan. Mungkin kami bisa memperbaiki in

luar dari ruangan, waja

berdebar

g salah?" tanyaku

, suaranya tegang. "

ang? Ini tidak mungkin kebetulan. Perutku m

pat. "Kamu tetap di sini da

ya liar. "Aku harus pergi

idak bergerak seinci

u. Aku akan memeriksanya. Kamu akan tetap d

t, dunia se

k tersamarkan di matanya. Dia tidak sedang menat

desisnya. "Mobilnya hancur tota

. "Ini bisa menunggu! Atau apa, kamu mau aku am

mengambil pisau cukur sekali

ulitnya sendiri, tepat di atas

suaraku pecah.

sepatah kata pun, dia menjatuhkan pisau cukur itu dan berlari keluar pin

dari toko, wajahku

jan dingin dan deras mulai turun, membasa

ulang. Sepanjang jalan, a

aat aku berjalan melewati pin

la dengan sera

ng rumah sakit, tampak pucat dan menyedihkan, dengan perban

kan Bima datang, Lana. Dia m

epertinya dia tidak jadi

kan perasaan itu. Itu melampaui

tulkan wajahku, eksp

badut di si

kan kelegaan yang aneh. Aku a

ndi air panas, membiark

lagi, deringnya

air tumpah dari

raih t

Ka

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Rahasia Memalukannya, Perselingkuhan Publiknya
Rahasia Memalukannya, Perselingkuhan Publiknya
“Di malam pernikahanku, suami baruku, Bima, mabuk berat sampai tidak sadarkan diri. Sahabatku selama dua puluh tahun, Karin, mengirimiku pesan berisi nasihat praktis: beri dia air madu dan biarkan dia tidur. Tapi tepat saat Bima mulai tenang, dia menarikku mendekat, napasnya yang panas terasa di leherku. "Aku sangat, sangat mencintaimu, Karin," bisiknya. Lalu aku melihatnya. Sebuah tato yang belum pernah kulihat sebelumnya, satu huruf 'K' yang terukir tepat di atas jantungnya. Keesokan paginya, di hari ulang tahunku, Karin muncul membawa kue, senyumnya semanis racun. Setelah satu gigitan, tenggorokanku mulai menyempit. Kacang. Dia tahu aku alergi parah terhadap kacang. Saat aku terengah-engah mencari udara, naluri pertama Bima bukanlah menolongku, melainkan membelanya. Dia berdiri di antara kami, wajahnya menegang karena amarah. "Kamu itu punya masalah apa, sih, sama dia?" tuntutnya, buta pada kenyataan bahwa istrinya sedang tercekik di depannya. Aku terhuyung-huyung, mencoba meraih EpiPen-ku, tapi dia mencengkeram lenganku, menarikku mundur dengan kasar. "Kamu akan minta maaf pada Karin sekarang juga!" Dengan sisa kekuatanku, aku menampar wajahnya. "Aku hamil," desisku. "Dan aku tidak bisa bernapas."”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 10