icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ciuman Ular Berbisa: Balas Dendam Seorang Istri

Bab 3 

Jumlah Kata:791    |    Dirilis Pada: 29/07/2025

emakan putusnya ikatan tera

antara kaget dan sesuatu yang tampak seperti kehilangan.

anku dari ujung tajam plakat y

detik terlambat. Naluri pertamanya adalah me

nganku. "Aku b

kantor, keluar dari perusahaan yang te

dari kantor "CEO" barunya. Lalu muncul foto-foto dari sebuah re

alam permainan trust fall dan permainan konyol lainn

acara perusahaanku. Dia selalu punya alasan. Terlalu sibuk

ia tunjukkan padanya, bahkan dalam suasana profesional, sanga

ya dan Bram, pipi bertemu pipi, di sebuah pantai saat matahari terbenam.

am layar pesan itu, men

ku. Dia menangis, mengklaim bisnis barunya ga

ngan dramatis. "Perusahaan Bram akan segera go public

kau tidak kompeten,"

egas masuk. Dia pasti sudah menunggu di luar. Di

ran. Dia melihat adegan

mendorongku. "Apa yang

bentur ujung meja kopi. Rasa sakit

ing Saskia, memeriksa lututnya apakah ada goresan

Saskia. "Seharusny

apa yang telah kau lakukan

u. Dia memiliki ingatan selektif, selalu menulis ulan

raku gemetar. "Buktikan

, tentu saja. Dia han

denyutan di kepalaku adalah gema

emputnya. Aku bergegas ke tempat penitipan a

pria besar mencengkeramnya, mencoba memaksanya

ku, berlari k

i mereka terlalu kuat. Salah satu dari mereka men

elepon 112 dengan tangan geme

yang me

a, suaranya penuh kepuasan

menjad

sakit. Hal pertama yang kulihat ad

akku. "Di

t tidur. "'Penculikan' itu hanya salah paham. Aku yang mengizinkan

akut-nakuti putra kami dan membuatku dise

hkan nama Saskia," tuntutnya. "Katakan

aku mengerang kesakitan. Tulang rus

arinya. Satu-satunya perhat

traku," kataku, suara

ya," katanya, suaranya dingi

ntai, dan tidak merasakan apa-apa selain j

secercah sesuatu yang tak terbaca di ma

melakukan apa yang dia minta.

ku. Putraku tampak pucat dan pendiam. Dia berl

teredam. "Maaf aku tidak

nya erat, menyadari bahwa Bram bahkan tid

k Leo menjauh darinya, mel

"Aku membawakannya hadiah 'semoga lekas sembuh'," katanya

a membuatku

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ciuman Ular Berbisa: Balas Dendam Seorang Istri
Ciuman Ular Berbisa: Balas Dendam Seorang Istri
“Telepon itu datang di hari terpanas tahun ini. Putraku, Leo, dikurung di dalam mobil yang panasnya seperti oven oleh Saskia, saudara tiri suamiku. Sementara itu, suamiku, Bramantyo, hanya berdiri di sana, lebih khawatir tentang mobil Mustang klasiknya daripada anak kami yang nyaris tak sadarkan diri. Saat aku memecahkan kaca jendela untuk menyelamatkan Leo, Bram justru memaksaku meminta maaf pada Saskia, merekam penghinaan itu untuk dipertontonkan ke publik. Aku pun segera menemukan rahasianya yang mengerikan: dia menikahiku hanya untuk membuat Saskia cemburu, menganggapku tak lebih dari sebuah alat dalam permainannya yang keji. Dengan hati hancur, aku mengajukan gugatan cerai, tetapi siksaan mereka justru semakin menjadi-jadi. Mereka mencuri perusahaanku, menculik Leo, dan bahkan merancang sebuah gigitan ular berbisa, membiarkanku sekarat. Kenapa mereka begitu membenciku? Pria macam apa yang tega menggunakan putranya sendiri sebagai pion, dan istrinya sebagai senjata, dalam sandiwara sekejam ini? Tetapi kekejaman mereka menyulut kemarahan dingin yang membara di dalam diriku. Aku tidak akan hancur. Aku akan melawan, dan aku akan membuat mereka membayar semuanya.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 1819 Bab 19