“Pahitnya cinta masa lalu membuat Adam menjadi sosok yang dingin dan tak tersentuh. Ia membenamkan diri dalam tumpukan pekerjaan yang tak ada habisnya, seolah mencari pelarian dari segala rasa. Sampai suatu hari, Aurora, seorang mahasiswi kedokteran semester akhir, hadir dalam hidupnya dan menjadi istrinya dalam waktu singkat. Pernikahan tanpa cinta, hasil perjodohan yang tak bisa ditolak, membuat Adam merasa hidup dalam tekanan tanpa akhir. Setiap pagi dilewatinya dengan sikap dingin, tak pernah menunjukkan kehangatan kepada Aurora yang selalu berusaha peduli dan perhatian. Hingga suatu ketika, sosok ketiga hadir membawa kehangatan di keseharian Aurora. Akankah wanita yang merasa kesepian itu mampu bertahan demi ikrar suci pernikahan mereka?”