“"Dinikahi pria yang membencimu, demi menyelamatkan ibunya? Aku pernah." Ayu hanya ingin membalas budi. Merawat sahabat mamanya adalah bentuk terima kasih-bukan bagian dari rencana hidupnya. Tapi takdir berkata lain. Tanpa sepengatahuannya, ia dijodohkan dengan Tama-anak ibu Lestari yang sudah punya pacar dan tak pernah menyukainya. Ketika sakit sang ibu memburuk karena stres, Tama akhirnya menyerah-dan menikahi Ayu. Kontrak. Dingin. Tanpa cinta. Namun, siapa sangka... Cinta tumbuh diam-diam. Dan luka lama mulai terobati-justru oleh wanita yang awalnya tak diinginkan. Antara hutang budi, pernikahan palsu, dan hati yang diam-diam tak ingin pergi.”