icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Gairah Nikmat Kopi Susu

Bab 4 Part 04

Jumlah Kata:1178    |    Dirilis Pada: 13/07/2025

dia pas saya datang, staff nya

g ngutang kok malah gal

tiba-tiba

ih uangnya Boss, sudah mau 70 juta dan mau

Boss, jika diperinta

pi kemudian membenarkan j

seram, pasti keder

g bicara Beh...." Sahut A

gih....tanya kapan dia mau bayar....tapi janga

p Bu

Wandi" aj

kemudi

Pak Wandi sambil

depan sisanya dia lunasin...." Kata Pak Wandi s

ng dan kage

. Le?" Tanya di

ya elus2 sedikit s

an lu....staff yg bentak gue tadi a

dah bayar....makasih yah Pak W

langsung berla

ih uang 200 ribu ke Pak Wandy....o

Ale?" T

ang semen be

edepan n

e muncul di e

s pangg

tadi" Fanny menyodorkan

era men

utuh duit lu?" T

jenak lalu

ss disini... masalah tadi sudah jadi tug

rima kasih dari gue

gal yang sangat layak...gaji dan makan yg cukup sud

mbuat Fany te

ka tidak ditampung sama

nya.......dia terharu m

imbalan atau apa...tapi gue senang berkat bantuan lu, hutang orang yg sudah mau setahun sudah

p Ci

alas semua bae hati Ci Bo

nyum dan mengang

uang 500 ribu yang belum sempat dia ambil, tapi sudah ditaruh di ember cu

yang pulang pergi kerjaannya, masuk jam 9 pagi dan jam 3 sore dia pulang begitu beres kerjaannya. J

a kantong celana dia yang dipakai hari ini,

lamnya yang harusnya ada deng

aian kotor yang hanya ada 3 orang dis

hati, besok nanti gue

kat kerja, dia naik keat

lam gue kemana y

Ci..." u

a yang warnanya senada ada semu

lam kemana celana dalamn

toko, mobilnya sudah kinclong se

amnya, lalu naik lagi keatas, dan masih bertanya tanya dalam hati kemana

a coklatnya hilang....Had

a tapi Fany menyimp

di tempat cucian, celana dalam coklatnya s

kali yah?? Dia bert

ya. Benar celana dalam hitamnya sudah hilang. Diambil kamera pons

g sama, dan benar celama dalam hitamnya sudah ada disa

ada yang mengambil malamnya,

ngga mungin.... Buat

tu orang.....siapa lagi kalau

ita bahwa bisa jadi dia diguna g

rgidik

labrak Ale, tapi ta

dia yang m

trategi untuk menan

am 8 pagi dia jalan ke toko. Dia biasa duluan jalan untuk buka toko dan s

up dan memasukkan semua barang, mengunci pagar depan dan jam s

ng, dia tadi wa bilang mau mincing. Bodoh amatl

a, dan benar celana dalam yang dia

rnya diatas, Mbak Ratmi juga jam 7 sudah menghilang ke kamarnya,

nggilnya a

Suara Ale menyah

ul pas pintu

masuk ke

sambil meli

Ci Boss?" agak

.dalam

ihat aja kon

han?" De

i Boss...." Ale

amarnya sekelling, rapi sih....Ale Nam

i lu" perin

it gemetar Ale memb

i celana dan celana dalam yang agak buluk

Fanny setelah tidak menem

tanya apa maksud Fany. Meski d

kasur Ale....dia angkat bantalnya Ale....dan benar... celana dalam putih

i mukanya....dia langsung

ni, Ale? " menin

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Gairah Nikmat Kopi Susu
Gairah Nikmat Kopi Susu
“21+ "Pantas belum jalan, ada maunya ternyata" Ujar Fany "hehehehe... Yuk..." Ujar Alvin sambil mencium tengkuk istrinya. Fany segera membuka handuknya. Buah dadanya menggantung indah, perutnya yang rata dan mulus, serta area kemaluannya yang ditutupi rambut hitam langsung muncul. Alvin segera memeluk Fany dan melumat buah dadanya dengan rakus. "Pintu sudah dikunci? " Tanya Fany "Sudah...." Jawab Alvin disela mulatnya sedang mengenyot puting pink milik Fany "nyalain Ac dulu" suruh Fany lagi Sambil melepas sedotannya, Alvin mencomot remote AC lalu memencet tombol ON. Kembali dia melumat buah dada Fany bergantian kiri dan kanan, buah dada yang putih dan terlihat urat-urat merah dan biru di buah dada putihnya, membuat Alvin makin rakus melumatnya. Sambil menrunkan celana pendek dan celana dalamnya, dia membuka kaosnya, lalu merenggangkan paha Fany, ujung kontolnya yang belum tegak sempurna diberi ludah lewat jari tengahnya di bagian kepala, lalu menggosok gosok pelan di bibir vagina Fany. Fany mendesah dan merasakan mulai ada rangsangan di bibir kemaluannya, lalu tiba-tiba masuk batang berurat milik Alvin di vagina Fany yg belum begitu siap dan basah, pelan2 lelehan cairan membasahi dinding vaginanya, Alvin mulai menggoyang dan naik turun, Fanny memeluk bagian pinggul suaminya, pahanya dibuka lebar. Tidak lama kemudian.....”