icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dilema Cinta Penuh Nikmat

Bab 4 Part 04

Jumlah Kata:1506    |    Dirilis Pada: 13/07/2025

lihat jalan makan berdua keluar secara pribadi dengan wanita lain, setidaknya yang t

selama ini? Apa dia sudah mati rasa? Atau dia trauma dengan pernikahannya yang terb

h membuat banyak orang iri. Linangan airmatanya tak terasa menetes saat membaca kisah dahsyat yang ditulis oleh mendiang dokter itu. Bagaimana dia yang tadinya cuek, d

n tidak bernah berhenti menyapa, membuat aku sadar bahwa

n yang diingat

memberi rasa yang sama kepadamu, Ayah..... suatu cinta yang dahsyat sedahyat lautan yang tidak pernah berhenti mencumbui pantai meski selalu didorong ke tengah.... Da

man depan terdapat foto mendiang yang tertawa lepas, dan sosok pria yang memeluknya dari belak

dengan cinta ya

ng tidak iri d

hidup untuk satu cinta?? Yang matanya hanya untuk satu wanita? Yang berjuang hingga akhir

i dengan kekuatan cinta kalian..

cintai satu wanita dalam hidupnya. Sungguh berbeda dengan kebanyakan pria yang mendekatinya, sudah punya satu masih j

******

t dari tempat Bu Rani. Mohon dikirimkan semua penawaran terbarunya, termasuk garansi, servi

ih, Mellya

yang membuat Ran

selain ini jadi pasar dan klien baru bagi mereka, ini juga membuat pundi-pundinya sem

ya, dia lalu mencari sebu

mendasinya selama ini. Dan memang Pak Rudy ini merupakan rekomendasi dari Aslan untuk dirinya, makanya dia ingin berterima k

ingin mengajaknya liburan berdua ke Lombok, Bangkok atau mungkin ke Singap

n. Dia ingin rasanya bisa bersama dan jalan berdua dan hanya mereka berdua me

ncul jika kita bangun bersama..... bisik hati Rani, sambil matanya menatap ke sebuah foto coo

ota Kendari memang selalu ja

eski dia jarang pulang kesini, namun ART yang dulu masih setia bekerja dan

Aslan setiap dia masuk k

tidak akan dia renovasi, hingga taman belakang tempat mereka berdua selalu bercengkrama saat mulai awal Fia

untuk ditepis bahwa ban

oto-foto mereka berdua juga masih ada di dinding ruan

asanya berat aku lupain dirimu

u diingatkan akan cintaku kepadamu yan

teringat bagaimana mereka pertama kali tidur bersama, hingga menikah dan kemudian merawat Nafia di tempat tidur ya

stop thingking

ku kenal dan aku sayangi hingga saat ini. Jangankan berpikir untuk me

gi yah? Sedih

g lagi..... biar ayah senang a

ni coba lagi..... biar ja

nakas kamar, merupakan tulisan Fia saat dia sedikit frustasi karena datang h

kangen say

hati Aslan m

ya, belum lagi harus memberi dukungan disaat Fia ingin sekali hamil ketika itu, meski secara medis dokter pun bilang bah

campur dengan baju Aslan. Rasanya bahkan bau tubuhnya Fia seperti selalu ada

ja hingga larut malam, bahkan ikut berbaring dipahanya, menikmati kebersamaannya dengan su

Aslan terdengar dite

wasa. Cinta yang dia perjuangkan dengan keras dan berdarah darah, dari tidak disetujui hingga akhirnya diterima dengan baik di keluarga Fia, da

*******

selnya menyada

anggilan video call masuk dan contact

embul lucu muncul samb

Ayah

... Udah pul

.. Ayah

umah di Ke

yah ke K

sayan

apan ke

kapan ya

Yah

atur yah jad

ke Makasar

Emang

gu khan ade

mendengar al

akhir p

gga sekolah..... jadi

nya Mami

. Pasti ngga bol

harus se

angen ama ayah... mau

embali

g aja dulu

uka curang kalo m

ering mencurangi adiknya Linda waktu mereka m

tanya Mami

an lebih ngga ketemu sama ayah...." Bocah

sayan

. Ade mau ma

n apa

n ayam go

sak ayam

Makan di

di ne

.. Ade maunya disua

ah ini. Mau makan aja dia bisa pindah ke

udah.

aya

Ade

you, a

ou saya

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dilema Cinta Penuh Nikmat
Dilema Cinta Penuh Nikmat
“21+ Dia lupa siapa dirinya, dia lupa siapa pria ini dan bahkan statusnya sebagai calon istri pria lain, yang dia tahu ialah inilah momen yang paling dia tunggu dan idamkan selama ini, bisa berduaan dan bercinta dengan pria yang sangat dia kagumi dan sayangi. Matanya semakin tenggelam saat lidah nakal itu bermain di lembah basah dan bukit berhutam rimba hitam, yang bau khasnya selalu membuat pria mabuk dan lupa diri, seperti yang dirasakan oleh Aslan saat lidahnya bermain di parit kemerahan yang kontras sekali dengan kulit putihnya, dan rambut hitammnya yang menghiasi keseluruhan bukit indah vagina sang gadis. Tekanan ke kepalanya Aslan diiringi rintihan kencang memenuhi kamar, menandakan orgasme pertama dirinya tanpa dia bisa tahan, akibat nakalnya lidah sang predator yang dari tadi bukan hanya menjilat puncak dadanya, tapi juga perut mulusnya dan bahkan pangkal pahanya yang indah dan sangat rentan jika disentuh oleh lidah pria itu. Remasan dan sentuhan lembut tangan Endah ke urat kejantanan sang pria yang sudah kencang dan siap untuk beradu, diiringi ciuman dan kecupan bibir mereka yang turun dan naik saling menyapa, seakan tidak ingin terlepaskan dari bibir pasangannya. Paha yang putih mulus dan ada bulu-bulu halus indah menghiasi membuat siapapun pria yang melihat sulit untuk tidak memlingkan wajah memandang keindahan itu. Ciuman dan cumbuan ke sang pejantan seperti isyarat darinya untuk segera melanjutkan pertandingan ini. Kini kedua pahanya terbuka lebar, gairahnya yang sempat dihempaskan ke pulau kenikmatan oleh sapuan lidah Aslan, kini kembali berkobar, dan seakan meminta untuk segera dituntaskan dengan sebuah ritual indah yang dia pasrahkan hari ini untuk sang pujaan hatinya. Pejaman mata, rintihan kecil serta pekikan tanda kaget membuat Aslan sangat berhati hati dalam bermanuver diatas tubuh Endah yang sudah pasrah. Dia tahu menghadapi wanita tanpa pengalaman ini, haruslah sedikit lebih sabar. "sakit....???"”